BACA JUGA: Adriel Lahagu, Bayi Penderita Kanker Butuh Uluran Tangan Kasih
Foto : Ilustrasi suami perdagangkan istri
Dia menghadap Pengadilan Lokal Darwin pada Jumat. Didakwa dengan satu tuntutan. Yakni memperdagangkan seseorang, yang memiliki hukuman maksimal 12 tahun penjara. Perdagangan manusia, perbudakan dan praktik serupa perbudakan terjadi di Australia. Semua diharapkan untuk bekerja sama melindungi orang - orang yang rentan terhadap jenis kejahatan eksploitatifMerupakan pengingat bahwa memaksa seseorang untuk meninggalkan Australia dengan menggunakan paksaan, ancaman, atau penipuan adalah pelanggaran. Terutama menurut Undang – Undang (UU), pelanggaran dan hukuman perdagangan manusia Persemakmuran berlaku. Dikatakan oleh Inspektur Detektif Komando Utara AFP Paula Hudson.
BACA JUGA: PSI Dukung Jokowi, Bukan Minta Jatah Parlemen Negeri
-
Korban kini telah kembali ke Australia. Menerima dukungan Polisi Federal Australia AFP dan Palang Merah. Polisi Federal Australia sudah menerima 223 laporan perdagangan manusia, perbudakan dan pelanggaran serupa perbudakan pada 2019 dan 2020. Kawin paksa adalah laporan nomor satu selama delapan tahun terakhir. Dalam satu kasus, sebuah keluarga Sudan dihentikan dua kali di bandara. Terlebih saat mencoba untuk membawa putrinya yang di bawah umur ke luar negeri untuk dinikahkan. Tergolong praktik yang tidak unik untuk satu negara atau budaya tertentu dengan 48 kebangsaan. Yang mana terwakili dalam laporan di sini di Australia. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?