-
Baca Juga : Mendagri, Tito : Alkohol Bir, Anggur Dan Cap Tikus Tak Bisa Bunuh Virus Corona
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, ada lima provinsi dengan sebaran kasus terbanyak yakni DKI Jakarta (1.133 kasus), Jawa Barat (516 kasus), Jawa Timur (338 kasus), Jawa Tengah (257 kasus), dan Banten (216 kasus). Kemudian, kasus positif di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 204 kasus. Provinsi lainnya dengan catatan tambahan kasus di atas 100 yaitu Kalimantan Timur (196 kasus), Riau (188 kasus), Bali (130 kasus), Papua (138 kasus), Sulawesi Selatan (124 kasus), Kepulauan Riau (117 kasus), Sumatera Selatan (110kasus). Sementara provinsi lainnya mencatat tambahan kasus harian kurang dari 100. Provinsi dengan tambahan kasus paling sedikit yaitu Maluku sebanyak dua kasus, Sulawesi Utara dan Kalimantan Barat masing-masing enam kasus, dan 9 kasus baru di Jambi.
Hotman Paris Ungkap Artis Terkenal yang Bercinta di Vilanya dengan Koko-Koko Umur 65 Tahun
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan untuk menekan laju kasus Covid-19 dan angka kematian di sembilan provinsi. Sembilan provinsi itu meliputi, Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatarea Utara, Kalimantan Selatan, Bali, dan Papua. Namun, setelah hampir seminggu berlalu kasus di sembilan provinsi belum menurun. Per Selasa (22/9) menjadi sepekan awal untuk melihat pemenuhan target Luhut dan Doni yang dimandatkan Jokowi.
Baca Juga : Baru Menikah 8 Jam Langsung Minta Cerai
Di sisi lain, Pemerintah Indonesia hari ini melanjutkan tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 dengan rapat pleno penetapan peserta pemilu di seluruh KPU wilayah yang menggelar pemilihan. Rencananya, esok, Kamis (24/9) masing-masing KPU pun akan melakukan pengundian nomor urut atas para paslon. Pelaksanaan Pilkada 2020 ini sendiri mendapatkan tentangan dari sejumlah pihak, baik dari peneliti hingga organisasi masyarakat karena khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19 di masa kampanye.