Baca Juga : Istana : Pilkada 2020 Tetap Digelar Dengan Protokol Kesehatan Ketat
Selain itu, Abdul Halim meyampaikan hingga Desember nanti sebanyak 1.119 desa yang terdiri 192.691 KPM denga total Rp146,1 miliar anggarannya akan dicover oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dengan program Bantuan Sosial Tunai (BST). Kenapa dicover? Karena anggaran dana desa telah habis. Kenapa dana desa habis tidak sampai Desember? karena dana desanya cair lebih awal sebelum ada covid sudah cair. Data anggaran yang akan dicover Kemensos sendiri telah diserahkan. Sehingga data by name by address dipegang oleh Kemensos. Hal ini selaras dengan posisi Kemendes PDTT terkait dana desa adalah sementara karena memang kondisinya extraordinary. Tentunya ke depan diharapkan Social Safety Net akan ditangani seluruhnya oleh Kemensos. Dana anggaran Kemendes PDTT sebesar Rp72 triliun pada 2021 digunakan untuk pembangunan desa baik dari segi ekonomi maupun peningkatan sumber daya manusia.