news

1,7 Juta Data Pekerja Gagal Terima BLT Rp600.000

Senin, 21 September 2020 | 10:51 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST-  BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek)  menyatakan setiap data nomor rekening yang diserahkan telah melalui tahapan validasi berlapis. Hal ini untuk memastikan penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT ini tepat sasaran. Data yang belum lolos validasi karena ketidaksesuaian data dengan Bank atau sistem internal BP Jamsostek, akan dikembalikan kepada pemberi kerja atau perusahaan untuk dilakukan konfirmasi ulang. Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto mengatakan dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2020). Sekitar 1,2 juta data masih dalam proses validasi perbankan dan konfirmasi ulang kepada pemberi kerja. Data yang dikonfirmasi ulang seperti nomor rekening yang tidak aktif karena ditutup, dibekukan, nama tidak sesuai nomor rekening, data nomor rekening tidak sesuai catatan kepesertaan BP Jamsostek atau kepesertaannya lebih dari satu, telah kita kembalikan kepada pemberi kerja. Kedapatan 1,7 juta data peserta yang tidak memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permenaker 14 Tahun 2020, sehingga dipastikan tidak berhak menerima BSU.


Baca Juga : Menteri Agama, Fachrul Razi Positif Covid-19

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) menyerahkan data calon penerima BSU gelombang IV. Data tersebut diserahkan oleh pihak BP Jamsostek kepada Kemnaker dengan jumlah data sebanyak 2,8 juta nomor rekening peserta. Jadi total nomor rekening yang telah kami serahkan ke Kemnaker hingga saat ini sebanyak 11,8 juta data nomor rekening peserta. Penyerahan data secara berkala ini ditargetkan rampung pada akhir bulan September 2020. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pengecekan dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU. Adapun BP Jamsostek telah mengumpulkan 14,7 juta nomor rekening sejak pertengahan bulan Agustus 2020. Untuk nomor rekening yang telah dikembalikan karena perlu dikonfirmasi, kini BPJS Ketenagakerjaan masih menunggu hasil konfirmasi ulang tersebut sampai akhir bulan September.


 

Terkini