news

Machfud Arifin : Perindo Vitamin Bagi Saya

Senin, 21 September 2020 | 13:16 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Surabaya seakan tak ada habisnya untuk dibicarakan. Diusulkan oleh delapan Partai penghuni Parlemen, Hari ini, Minggu (20/9/20), kembali Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno mendapat dukungan dari Partai yang mengusung Tagline " Untuk Indonesia Sejahtera" yakni Partai Perindo.


Meski tak berhasil mendapat kursi di Parlemen Surabaya pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang lalu, namun secara besaran suara, Partai Perindo Surabaya memiliki perolehan terbesar dari lima Partai non parlemen yang lain.


Dalam perjalannanya, Partai Perindo yang sempat bersama dengan koalisi enam Partai non Parlemen menyatakan dukungannya kepada Paslon Eri-Armuji, namun karena perintah dari DPP, pada 12 September lalu telah berbalik arah dan menyatakan dukungan terhadap Paslon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno melalui surat dukungan yang langsung diserahkan kepada Machfud Arifin waktu itu.


Berbekal 45.000 perolehan suara Pileg 2019 lalu, Partai Perindo Surabaya mantap mendeklarasikan dukungannya untuk memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman sebagai Walikota dan Wakil Walikota Surabaya mendatang.



Melalui dukungan ini, Ketua DPD Partai Perindo Surabaya, Samuel Teguh Santoso berharap Walikota dan Wakil Walikota Surabaya yang baru nantinya dapat menampung aspirasi dari partainya. Oleh sebab itu, Ia juga berharap nantinya ada sebuah akses untuk aspirasi masyarakat yang bertujuan adalah satu, yakni Surabaya Sejahtera.


" Problem di Surabaya begitu pelik dan banyak yang belum terselesaikan, maka sebagai masyarakat saya berharap Cak Machfud (Machfud Arifin) dan Cak Muji (Mujiaman Sukirno) dapat bersinergi dengan baik untuk segera menyelesaikan problematika yang ada di Surabaya," harap Samuel.


Selain Paslon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno, acara yang dilaksanakan di Mercure Grand Mirama Hotel, hadir pula beberapa pentolan politisi Surabaya seperti Gunawan (bakal Calon Wakil Walikota jalur Perseorangan) dan Sutjipto Joe Angga yang mengaku sebagai Banteng Lawas serta tokoh dari berbagai komunitas Surat Ijo dan Pecinta Satwa Surabaya.


Didaulat memberikan paparan visi dan misinya, Mujiaman Sukirno menjelaskan beberapa hal yang pokok.


" Saya yakin, dari semua yang hadir disini memiliki keyakinan yang kuat, bahwa Surabaya tidak cukup dilanjutkan kebaikannya. Kalau hanya melanjutkan, berarti sudah mentok (tidak bisa ditingkatkan.red), padahal Surabaya masih memerlukan lompatan-lompatan tinggi. Saya ingin tanya, apakah saudara-saudara kita yang tinggal di stren kali, di kuburan dan di rel kereta api, dipinggir sungai, dipinggir jalan 'Harus Diteruskan'," tanya Mujiaman," Terus apa di stop...?" tanyanya kembali.


" Sekitar 8.000 warga Surabaya yang hari ini tidak memiliki tempat tinggal. Belum lagi ribuan lainnya yang tinggal dipinggir rel KA, di Kuburan, dipinggir jalan ataupun di tempat-tempat yang katanya Ilegal, padahal mereka saudara-saudara kita," ungkapnya.


-


Kalau tanpa kebijakan seorang pemimpin, kata Mujiaman, maka sampai kapanpun mereka semua akan terus tidak mampu. " Jangankan bersaing, untuk hidup sehatpun mereka tidak mampu. Bisa dilihat dilapangan."


" Ini kebaikan atau keburukan ! Dilanjutkan apa dihentikan !" sesalnya.


Untuk memastikan semua ini bisa terselesaikan, menurut Mujiaman, maka kuncinya ada di pemimpin yang Berani dan Cekatan. " Kita lihat pak Machfud Arifin, dengan segala macam pengalamannya bahkan tiga kali menjabat sebagai Kapolda, kita harapkan dan kita sudah melihat konstribusi Beliau dalam memimpin, utamanya adalah memajukan institusinya dan memakmurkan anak buahnya. Demikian juga di Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman berkomitmen satu yaitu ' Maju Kotane, Makmur Wargane," terang Mantan Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya ini.

Halaman:

Tags

Terkini