news

Abdul Ghoni : Sapu Bersih Suara Dapil 3 untuk Eri-Armuji

Sabtu, 19 September 2020 | 14:44 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Sebuah kemenangan tak bisa diraih dengan berdiam diri, namun perlu adanya sebuah gerakan yang berawal dari suatu Strategi. Hal inipun dilakukan oleh PDI Perjuangan di Daerah Pilihan (Dapil) 3 Surabaya dalam mengupayakan kemenangan Eri Cahyadi-Armuji menjadi Walikota dan Wakil Walikota Surabaya kedepan.


Selaku Koordinator Tim Pemenangan Eri-Armuji Dapil 3, Abdul Ghoni Muchlas Ni'am mengaku telah melaksanakan instruksi partai dalam menyolidkan struktural partai di Dapilnya. Dan saat ini sudah terbentuk sampai level tingkat RT.


" Saya pikir ini adalah sebuah modal dasar untuk memenangkan pertempuran," ujarnya di gedung Dewan Surabaya, Sabtu (19/9/20).


Menurut Ghoni, panggilannya, saat ini PDI Perjuangan adalah partai yang paling siap untuk menghadapi hal ini. Belum lagi ditambah effect ketokohan dimasing-masing figur.


" Ketika itu sebuah perpaduan, akan menjadi luar biasa," ungkap Sekretaris Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI-P Surabaya tersebut.


Yang menjadi persoalan, masih Ghoni, Pemilu ini dilaksanakan dimasa pandemi. " Angka partisipasi pasti akan turun."


Dalam hal ini Ia hanya menganjurkan, ketika memilih nanti masyarakat diharapkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan karena pasti menimbulkan kerumunan.


" Tinggal bagaimana kita memilh strategi seperti apa, toh hari ini di Dapil 3 banyak bermunculan relawan-relawan yang tergerak secara mandiri, dan itu tidak ada data di tim pemenangan. Entah ini merupakan dampak sosok figur mas Eri sendiri atau ada hal lain yang mendalangi," ungkapnya.


Ghoni mencontohkan, semenjak running setelah deklarasi dan mendaftarkan diri di KPU, respon ditiap RT, RW, Kelurahan, dll, sangat luar biasa antusiasmenya. Tentunya, jadwal ini akan sangat padat apabila tidak dilapis dengan tim dibawah.


Ghoni mengaku, setiap hari dirinya bisa 7 titik, baik untuk konsolidasi maupun bertemu dengan warga.


Berkaca dari hasil Pilwali 2015 sewaktu kemenangan 82 persen Risma-Whisnu, itu tidak dimasa pandemi.


" Maka itu, kita akan meningkatkan angka partisipasi di internal, setelah itu tinggal pengembangan," kata anggota Komisi C DPRD kota Surabaya ini.


Untuk target, Ghoni inginkan sapu bersih suara di mulyorejo, dikarenakan banyak stakeholder, dan ormas-ormas yang merapat ke kubunya.


Namun yang mesti diwaspai adalah, dibawah banyak pergerakan terlebih adanya pembagian sembako. " Tapi saya pikir ini tidak menggoyahkan, karena masyarakat Surabaya adalah masyarakat yang cerdas dan rasional," tegasnya.


" Pada waktu Risma-Wisnu juga terjadi pembagian sembako, money politik ada dimana-mana. Mudah-mudahan kali ini kita dapat belajar banyak bagaimana Pemilu dapat bermartabat dan money politik itu tidak baik," tandas Abdul Ghoni Muchlas. (Li)

Tags

Terkini