NAWACITAPOST.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi melantik sebanyak 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Momentum sakral pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/11/2026), ini diwarnai langkah progresif dengan diserahkannya Surat Keputusan kepada 15 pegawai dari formasi khusus penyandang disabilitas.
Langkah tersebut menjadi simbol kuat komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam merajut birokrasi yang inklusif, adil, serta membuka ruang pengabdian seluas-luasnya bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.
“Ini mencerminkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun birokrasi yang inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi setiap warga negara untuk berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Pramono di hadapan ribuan aparatur baru.
Dalam pidatonya, Pramono mengingatkan bahwa status baru sebagai PNS bukan sekadar garis akhir sebuah perjuangan, melainkan awal dari amanah besar yang menuntut dedikasi tinggi.
Ia menegaskan agar para ASN senantiasa menjunjung tinggi integritas, merawat soliditas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran kode etik.
“Momentum ini adalah pencapaian sekaligus bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang harus dijaga dalam perjalanan pengabdian Anda semuanya sebagai Aparatur Sipil Negara,” tutur Gubernur.
Lebih lanjut, ia mendorong para pegawai untuk terus berinovasi, bergerak cepat merespons kebutuhan publik, serta berorientasi pada hasil nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
“Jangan pernah melanggar kode etik. Jalin koordinasi yang baik, jaga soliditas, serta bekerjalah secara inovatif, responsif, dan berorientasi hasil agar setiap program pemerintah dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Pramono.
Menutup arahannya, Gubernur menitipkan pesan motivasi agar para abdi negara senantiasa mencintai tugas yang diemban, terus mengasah kapasitas diri, dan berani menggapai jenjang karier tertinggi dengan tetap berpijak pada prinsip profesionalisme.
“Secara khusus, dalam kesempatan ini saya berharap Saudara-saudara sekalian dapat berkarier dengan baik, mencapai karier tertinggi. Yang paling penting adalah bekerjalah dengan rasa bahagia,” pungkasnya.(Fifi Abdurahman)