news

Gubernur Kalbar Minta Semua Kepala Daerah Waspada Dengan Munculnya Kembali Kasus Covid19

Jumat, 21 Agustus 2020 | 09:08 WIB
PONTIANAK, Nawacitapost.com Kepala daerah di Kalimantan Barat (Kalbar) diminta mewasapadai perubahan zona penyebaran Covid-19. Sejumlah daerah yang sebelumnya sudah zona hijau kini masuk ke zona kuning, bahkan hingga zona oranye.
"Agar Pemda bisa benar-benar secara serius menanggapi kasus di daerahnya," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalbar, Harisson dalam keterangan kepada media di Pontianak, Kamis (20/8/2020).

Dia mencontohkan, Kabupaten Mempawah yang awalnya sudah berada di zona hijau, pekan ini ditemukan delapan kasus positif dari salah satu sekolah.
Menurutnya kondisi tersebut bisa membuat Mempawah menjadi zona merah bila pemda setempat tidak segera menangani. Karena itu Mempawah disarankan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk pelaksanaan protokol kesehatan.
Baca Juga : Charles Honoris Anggota Komisi I DPR RI Menekankan Kunci Kepercayaan Masyarakat, Keterbukaan Parlemen

"Kita minta agar Pemerintah Kabupaten Mempawah ekstra hati-hati. Kalau sampai lengah, bisa menjadi oranye atau merah," ujarnya.
Hingga kini tiga daerah di Kalbar berstatus zona oranye atau beresiko sedang penyebaran Covid-19 yakni Kabupaten Landak, Melawi, dan Ketapang.

Positif Covid-19 di Kalbar 456 Orang, Bertambah 4 Kasus per 19 Agustus
Sedangkan empat daerah berstatus zona kuning atau beresiko rendah yaitu Kabupaten Bengkayang, Kubu Raya, Kapuas Hulu, dan Sambas.
Sementara enam daerah masih berstatus zona hijau atau tidak ada kasus yakni Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang dan Kayong Utara.

Harisson berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah yaitu tetap jaga jarak, sering cuci tangan dan mengunakan masker, kita harus bisa menjaga diri sendiri jika ada gejala periksalah diri ke RS yang ditunjuk oleh Pemerintah. Jelasnya
(P. Laja)

Terkini