Jakarta, NAWACITAPOST – Dirgahayu Indonesia. Indonesia tidak mudah dalam melalui perjalanan menuju Kemerdekaan. Terlebih bangsa Indonesia yang hidup semasa dulu. Tentu banyak darah dialirkan untuk perjuangan. Bahkan sampai titik darah penghabisan pun dilakukan dalam perjuangan. 17 Agustus 1945, Indonesia merdeka pun bisa merdeka. Ditandai dengan pembacaan proklamasi kemerdekaan oleh Soekarno dengan didampingi Mohammad Hatta. Peristiwa pembacaan teks proklamasi pun sempat diwarnai ketidaksepahaman. Bahkan Soekarno dan Mohammad Hatta sempat dilakukan penculikan. Untungnya bisa diredam dan proklamasi dilaksanakan sesuai dalam perencanaan Soekarno. Perjalanan panjang Kemerdekaan tentu semakin membuat jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kantor wilayah (kanwil) Bali semangat. Terutama semenjak dipimpin oleh seorang kepala yang bijaksana, Jamaruli Manihuruk, SH, MH, MM.
Foto : Kakanwil Bali Kemenkumham, Jamaruli Manihuruk
Sebagai seorang kepala, sangat menekankan kepada jajaran. Selalu tetap berpedoman pada instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna. Tidak melakukan hal – hal diluar tugas dan tanggung jawab yang sudah diberikan. Terlebih dengan adanya Dirgahayu Indonesia. Semangat pun kembali membara. Dirinya bersama jajaran serentak semakin mendukung penuh program zona integritas menuju WBK WBBM. Tak lain yang ditujukan untuk rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas). Yakni dengan rutin melaksanakan pendampingan dan penguatan. Lalu juga rutin dilaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi data keuangan, BMN dan perbendaharaan pada satuan Kerja Wilayah Bali. Tentu saja masih banyak kegiatan lain yang menunjang pembenahan di segala sisi kanwil Bali Kemenkumham. (Ayu Yulia Yang)