news

Dirgahayu Indonesia, Kakanwil Kalimantan Barat Teringat Mistik Angka 17 Bung Karno

Senin, 17 Agustus 2020 | 14:01 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Angka 17 adalah angka keramat. 17 adalah angka suci. Percaya pada mistik. Tidak dapat menerangkan dengan pertimbangan akal. Tidak dapat menjelaskan sebab tanggal 17 lebih memberi harapan. Sedang berada dalam bulan Ramadhan. Waktu semua sedang berpuasa. Hari Jumatnya Jumat Legi, Jumat yang berbahagia dan suci. Jumat tanggal 17. Al Quran diturunkan tanggal 17. Orang Islam sembahyang 17 rakaat dalam sehari. Dipilih sebagai hari dibacakan Teks Proklamasi. Kata demikian diucapkan oleh Ir. Soekarno atau dikenal Bung Karno. Yang mana diceritakan dalam buku Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Sehingga moment 17 Agustus 2020 membuat teringat akan makna 17 Bung Karno. Menandakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang sangat berarti. Tak lain bagi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kalimantan Barat (Kalbar) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Pramella Yunidar Pasaribu. Oleh karenanya peringatan 17 Agustus terlaksana kompak. Terutama dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Yasonna sebagai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) dalam memberikan semangat jajaran.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Kakanwil Kalbar Kemenkumham Pramella Yunidar Pasaribu bersama jajarannya mengikuti upacara virtual

Covid 19 tidak jadi penghalang. Upacara peringatan 17 Agustus 2020 dilaksanakan melalui virtual. Upacara berlangsung secara khidmat. Diikuti oleh jajaran Kanwil Kalbar Kemenkumham. Selain moment 17 Agustus saja yang diperingati dengan khidmat, kegiatan lain pun dilaksanakan rutin mendukung Kemenkumham. Tak lain yaitu Kakanwil menginstruksikan kepada segenap jajarannya. Melaksanakan rutin kegiatan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pembinaan Hukum. Kemudian juga kegiatan Rapat Koordinasi rencana aksi HAM (Hak Asasi Manusia). Memberi motivasi kepada Pemerintah Daerah kabupaten dana atau kota dalam melaksanakan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM. Lalu juga pengembangan sinergisitas perangkat daerah dan instansi vertikal di daerah. Kemudian juga memberikan penilaian terhadap struktur, proses dan hasil capaian kinerja Pemerintah Daerah kabupaten dana tau kota dalam rangka penghormatan dalam pemenuhan HAM. Lanjut lagi juga mengikuti kegiatan – kegiatan penyuluhan hukum dari lembaga hukum untuk menambah wawasan. Masih banyak lagi lainnya dilaksanakan. Hanya dilaksanakan demi Indonesia, Dirgahayu Indonesia. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Gibran, Sang Putra Presiden Jokowi Ditantang Wanita Cantik

 

Tags

Terkini