news

Ibu Rosintan Pangaribuan Warga Tualang Membutuhkan Bantuan Pemerintah untuk Operasi Kanker Payudara Stadium 3B

Minggu, 16 Agustus 2020 | 11:44 WIB
Siak,NAWACITAPOST.com- Seorang ibu, Rosintan Pangaribuan warga Jalan Pertiwi, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengharapkan bantuan donatur dari pemerintah. Ibu kelahiran tahun 1980 ini di diagnosa oleh dokter, mengidap kanker payudara stadium 3B di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Pekanbaru- Riau.

Ketika wartawan Nawacitapost menyambangi kediamannya, melihat langsung keadaan Rosintan yang sangat kritis rambut kepala rontok bukan karena di cukur tapi akibat penyakit yang ia derita selama beberapa tahun.

Rositan mengaku sangat lemah dan terus meras sakit dibagian dada.

"Awalnya penyakit saya hanya ada benjolan kecil di dada saya. Terus saya abaikan saja karena hanya benjolan. Tidak terasa benjolannya semakin membesar,” kata Rosintan kepada wartawan Nawacitapost.com.
Baca Juga : Wakil Bupati Way Kanan Tutup Usia

Lanjutnya mengatakan, “Sejak awal tahun 2020, semakin parah. Dan saya bawa ke rumah sakit. Dan berkat adanya BPJS Mandiri, saya pun berobat rutin dan menjalani kemoterapi," ungakp Rosintan dengan nada sedih, Sabtu (15/8/2020) Pukul 16.00 Wib.

Ada pun beberapa keluarga yang mendampinginya saat sudah terbaring dan lemas dengan bersama ketiga  anak -  anaknya dan Sang suami, Halasson Panjaitan.

Halasson Panjaitan (Suaminya)  mengaku sangat prihatin dan sedih dengan kondisi istrinya yang sedang mengidap kanker payudara stadium 3B. Ia pun menjelaskan kepada wartawan dengan air mata berlinang di pipinya. “Selama ini biaya pengobatan istri saya hanya mengadalkan tenaganya dan sedikit Bantuan dari BPJS, untuk kebutuhan sehari - hari saja pas - pasan ya pak...???. Kami hanya mengontrak rumah dan tidak pernah dibantu oleh Pemerintah setempat,” ungakp Panjaitan dengan nada sedih berilanang air mata.

“ Ia meminta semoga para dermawan donatur dan pemerintah kabupaten Siak dan pusat bisa membantu kami untuk biaya operasi istri saya,”Jelas Panjaitan.

Ia pun menambahkan "Biaya kami minim pak. Saya hanya buka bengkel saja dan rumah pun ngontrak. Kami tidak ada terima bantuan dari pemerintah. Dan, saya juga punya uang pas-pasan. Kalu pun saya bawa istri ke Kota Pekanbaru untuk konsultasi harus punya uang buat ongkos kesana  ”katanya dengan sedih.



Bahkan Panjaitan pernah meminta bantuan ke penghulu kampung Pinang Sebatang Timur, namun tidak berhasil, bahkan penghulu terkesan meledek Halasson Panjaitan yang ingin meminta bantuan.

Reporter : Sokhiaro, Nawacitapost-Siak
Editor : Martin

 

Tags

Terkini