news

Di Penghujung Turunnya Rekom, SAH Sempatkan Kunjungi Warga Sutorejo

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 18:31 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Usahanya untuk mendapat tempat disisi Machfud Arifin (MA) sebagai Calon Walikota Surabaya dilakukan Siti Anggraenie Hapsari dengan tak kenal lelah.

Di penghujung turunnya rekomendasi dari partai-partai pengusung MA, SAH sebutan Siti Anggraenie Hapsari masih tetap komit untuk menyampaikan Visi dan Misinya sembari memperkenalkan MA yang nanti bakal menjadi pasangannya dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 9 Desember 2020 nanti.

Sore ini, Sabtu (15/8/20), dengan bekal kepedulian, SAH menyapa ratusan warga RW04 Dk. Sutorejo - Mulyorejo dengan harapan warga dapat mengerti apa yang akan dilakukannya kelak saat menjadi Wakil Walikota Surabaya.

Memilih Walikota dan Wakil Walikota (eksekutif), menurut SAH adalah syarat mutlak untuk menentukan nasib sebuah kota, lain dengan pemilihan anggota legislatif. Perbedaannya adalah Eksekutif sebagai pemangku kebijakan sekaligus pelaksana anggaran sedang legislatif adalah lembaga pengawasan, budjeting dan pembuat undang-undang.

Bu Risma, kata SAH, adalah Walikota wanita yang tangguh. Dalam menjalankan jabatannya, beliau sudah banyak membangun, terutama dalam hal keindahan kota. Namun SAH meyakini, Surabaya masih butuh pembagunan yang lain khususnya bidang Pendidikan, Kesehatan, Olahraga, Sosial dan Budaya terutama terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat.

" Saya siap menerima amanah untuk meneruskan pembangunan. Dan saya meyakini Surabaya masih butuh sentuhan wanita dalam pembangunannya," papar Bacawawali yang diusulkan partai Demokrat ini.

Dalam hal pendidikan, SAH mengaku kurang sepaham dengan adanya sistem Zonasi. " Sistem ini dibangun tanpa ada keseimbangan antara jumlah siswa dan sekolah di masing-masing kecamatan," ujarnya.

Terkait bidang kesehatan, Ketua Ikatan Notaris Indonesia wilayah Jatim ini juga ingin, kedepan ada Doctor On Call yang siaga 24 jam di setiap kelurahan sekaligus unit ambulannya sehingga dapat memudahkan penanganan apabila sewaktu-waktu ada warga yang sakit.

Insentif RT, RW dan kader lingkungan juga tak luput dari perhatiannya. " Tugas dan peran beratnya menjadi pertimbangan saya untuk menaikkan insentif mereka. Minimal setengah dari UMR lah," kata SAH

Diakhir paparannya SAH berjanji, apabila nanti dapat bersanding dengan MA memimpin Surabaya, semua yang telah dicatat dalam setiap perjumpaannya dengan warga akan segera dievaluasi dan secepatnya dieksekusi demi percepatan pembangunan dan kepentingan masyakat luas.

Sementara itu, perwakilan pengurus RW04, H. Mustakim mengapresiasi kedatangan ibu SAH di wilayahnya sehingga membawa keceriaan bagi warga Sutorejo.

Pada kesempatan itu, Mustakim mengeluhkan, Penerangan Jalan Umum (PJU) diwilayahnya kurang maksimal sehingga rawan terjadi kecelakaan.

Yang warga inginkan, menurut Mustakim, Pemerintah lebih memperhatikan pelayanan masyarakat secara umum, baik dalam birokrasi maupun keluhan warganya.

Untuk pilwali yang akan datang, Mustakim berharap, apabila SAH mendapat amanah dari masyarakat Surabaya, dapat melanjutkan pembangunan yang dilakukan oleh Walikota sebelumnya (Tri Rismaharini). " Jangan sampai pembangunan yang telah berjalan, berhenti akibat pergantian kepemimpinan," pintanya. (BNW)

Tags

Terkini