news

Hati – Hati! Ahok Suguhkan Pengabdian Tanpa Batas untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 6 Agustus 2020 | 09:06 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Komisaris Utama (Komut) PT. Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok selalu berusaha menyuguhkan. Tak lain suatu pengabdian tanpa batas untuk bangsa dan negara. Ahok pun menyampaikan kepada media pada Selasa 4 Agustus 2020. Sengaja ditunjuk sebagai petinggi Pertamina. Yaitu untuk menyelamatkan uang perusahaan energi pelat merah dari tindak korupsi. Memang digaji hanya untuk menyelamatkan uang Pertamina. Apapun akan dilakukan demi menyelamatkan uang perusahaan. Tidak akan ada permainan politik demi kepentingan dan keuntungan. Terutama bagi segelintir orang di Pertamina. Walaupun yang lain bisa main politik macam - macam, tapi hal biasa yang biasa dihadapi Ahok. Tentu sudah memahami benar intrik yang ada.

BACA JUGA: Usai Tuan Puan Viral, Jurnalis Narasi TV Milik Najwa Shihab Kini Terancam Hukum Penghinaan Kemenkes

Foto : Komisaris Utama Pertamina Ahok

Kini pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan KPK dan PPATK. Semata – mata  demi mengawasi keuangan internal perusahaan. Ahok pun memperingatkan. Bagi siapapun yang menikmati hasil korupsi di Pertamina akan dilacak dan ditangkap. Jadi kini ada MoU dengan KPK. KPK setiap saat bisa minta data apa saja dengan Pertamina. Tentunya nanti mengejar PPATK. Sehingga siapapun yang mau korupsi di Pertamina. Berhati – hati saja. Silakan bisa menikmati. Tapi siap – siap untuk dilacak melalui PPATK. Tidak ada rahasia disini. Semuanya bersifat terbuka. Inilah yang dilakukan sekarang. Kesemua ditujukan agar sejalan dengan visi misi Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Salah satunya adalah dengan mengutamakan komoditas sawit domestic. Yakni sebagai bahan campuran bahan bakar. Pengolahan minyak sawit bertujuan untuk meningkatkan produksi solar B30. Sehingga secara langsung dapat menekan impor migas. Pengembangan biofuel Pertamina sudah berhasil mencapai kandungan B-30. Sudah mulai diperjualbelikan secara umum di SPBU. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Tags

Terkini