news

Rangkul Nelayan dan KPM, SAH Kunjungi Technopark UPN Veteran Surabaya

Rabu, 5 Agustus 2020 | 11:25 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Surabaya sebagai kota Metropolitan sudah seharusnya mengedepankan teknologi dalam setiap pembangunannya. Baik secara fisik maupun pembangunan sumber daya manusianya.


Disamping itu, UMKM sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat juga harus dibangun secara aktif dengan Teknologi sehingga diharapkan mampu bertahan dan tetap berinovasi, termasuk dalam proses produksi maupun pemasarannya.


Bicara Teknologi, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) 'Veteran' Surabaya melalui Techno Park-nya merupakan salah satu kampus yang telah berhasil. Salah satunya berupa Teknologi Tepat Guna (TTG) yang telah banyak dipergunakan untuk kepentingan masyarakat banyak. Tentu hal ini adalah sebuah peluang untuk memadukan antara pelaku UMKM dengan teknologi yang telah dikembangkan di Techno Park UPN 'Veteran'.


Peluang tersebut, oleh Siti Anggraenie Hapsari atau biasa disebut SAH dijadikan sarana dalam mengupayakan peningkatan produktivitas UMKM.


Ditemui disela kunjungannya di Techno Park, Selasa (4/8/20), SAH mengaku siap menjadi jembatan antar para pelaku usaha kecil dan menengah tradisional dengan pihak Technopark UPN sebagai konseptor bisnis berteknologi demi mengupayakan peningkatan produktivitas UMKM.


Kedatangan Bakal Calon Wakil Walikota (Bacawawali) Surabaya ke Technopark UPN 'Veteran' juga sebagai bentuk perhatiannya terhadap pelaku usaha kecil di Surabaya yang sedang terpuruk di masa Pandemi Covid saat ini.


" Saya bersama para Nelayan dan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) hadir kesini (Technopark UPN.red) untuk mengetahui persis apa saja yang telah dikembangkan di Technopark UPN untuk nantinya bisa diaplikasikan kepada masyarakat khususnya untuk pelaku UMKM yang ada di Surabaya," urai SAH.


SAH menjelaskan, selama ini Ia sudah mendengar banyak tentang TTG yang dikembangkan oleh Technopark UPN dan hari ini dapat menyaksikan langsung bahwa semua sudah disiapkan disini.


Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) wilayah Jawa Timur ini berharap selain TTG bisa diaplikasikan, SAH juga ingin Technopark dapat menjadi partner strategis dengan Pemerintah apabila dirinya dipercaya masyarakat menjadi Wakil Walikota kedepan.



Dalam kesempatan itu, SAH juga mengundang Techno Park UPN menjadi narasumber acara Webinar yang akan dilakukannya bersama banyak komunitas pelaku usaha kecil termasuk dengan para Nelayan yang saat ini melakukan kegiatannya secara tradisional dengan hasil yang masih minim.


" Ditengah Pandemi ini, melalui Webinar kita ingin mendapat ide gagasan tentang program yang riil dan bisa diterapkan dalam waktu dekat," kata Bacawawali dari Partai Demokrat ini. (4/8)


Salah satu Dosen Kimia yang juga menjadi pengurus di Technopark UPN, Edi Mulyadi mengungkapkan hormatnya kepada SAH karena telah mengunjungi pihaknya dengan membawa harapan besar dari masyarakat.


Ia mengaku meski selama ini UPN masih dipandang sebelah mata dibanding ITB dan ITS, namun sudah banyak menghasilkan prestasi di kancah Nasional maupun Internasional terutama dalam hal Design Industri. Dari 40 Design Industri yang sudah dihasilkan, 30 desaign sudah dipergunakan di industri secara nasional.


" Sebenarnya kami adalah Inkubator bisnis, jadi fungsi kami adalah sebagai konseptor, dari desaign, pengadaan alat, dan pembimbing. Baik dalam proses produksi, pengemasan maupun pemasarannya sekaligus pengembangan produk turunannya," Edi Mulyadi.


Edi berharap, kedepan dapat bersinergi dengan Pemerintah dalam penerapan Teknologi Tepat Guna untuk segala kegiatan di masyarakat Surabaya. (BNW)

Tags

Terkini