Kisah keluarga ini sebagaimana diketahui bahwa kedua orangtua anak-anak ini sudah merantau di Pekanbaru-Riau dan bekerja di perkebunan PT. Torganda. Sementara anak-anak tinggal di kampung sambil sekolah, dibawa kendali Sesilia Hia sebagai anak tertua dari enam bersaudara (3 laki-laki & 3 perempuan).
BACA JUGA : BUPATI NIAS BARAT SERAHKAN HEWAN QURBAN
Dalam kesempatan ini Bupati Nias Barat saat tiba di rumah kediaman Sesilia Hia dan adik-adiknya didampingi sejumlah masyarakat di lingkungan itu. Bupati Nias Barat memberikan motifasi kepada anak/saudari kita "Sesilia Hia" setelah mendapat informasi bahwa SESILIA HIA sudah mendapat kesepakatan bersama Orangtua dan juga pihak keluarga lain yakni FIRMAN GULO (AMA UMBU) untuk melanjutkan Study kepada ybs di STTAM Nias Barat. Bupati Nias Barat senang mendengar informasi ini sembari menyatakan dukungannya dengan membantu sebagian kebutuhan anak tersebut selama satu tahun kedepan. Tidak hanya itu, melihat tempat tinggai anak-anak ini yang hanya berupa Pondok yang sesungguhnya tidak lagak huni, dalam kesempatan ini Bupati Nias Barat Berjanji akan membedah rumah tempat tinggal anak-anak ini pada awal September 2020 dan Bupati mengharapkan kegiatan bedah rumah ini adalah sifatnya Gotong-Royong bersama warga, Bupati Nias Barat menegaskan bahwa Bhakti Sosial ini bukan sebuah "pencitraan" dan BUKAN ada "maksud lain", tetapi murni keterpanggilan; setelah mengetahui keberadaan anak-anak ini, setelah ditinggal orangtua dalam mencari nafkah di luar daerah.
Sekembali Bupati dari desa Onolimbu Raya, beliau singgah meninjau kondisi Jembatan Gantung Tögimbuaya Desa Iraonogambö Kec. Mandrehe yang di bangun NGO-ILO beberapa tahun yang lalu dan beberapa hari sebelumnya rusak diterjang banjir. (Yr. H)