BACA JUGA : Tempat Wisata di Nias Barat, Meresahkan Pengunjung atas Pembiaran Ternak Sapi/Kerbau di Pantai Indah Sirombu
Dari hasil pantauan tim reporter nawacitapost pada tanggal 15 juli 2020, di duga Kuat bangunan yang menelan anggaran milyaran ini tidak diperhatikan oleh pemerintah kabupaten nias barat dalam hal ini dinas perdagangan ketenagakerja dan koperasi (DPTKop). Dapat terlihat dari lingkungan yang sudah di penuhi semak dan fisik bangunan yang sudah mulai rusak.
Dari beberapa masyarakat yang ada di sekitar lokasi pasar rakyat bukit sion mengatakan sungguh tega pemerintah kabupaten nias barat membiarkan tanpa di pelihara bangunan ini, Padahal pemerintah pusat serius menganggarkan dana untuk pembangunan pasar ini sementara pemerintah daerah tidak serius memanfaatkannya.
Sementar itu, ketika tim reporter nawacita mengkonfirmasikan kepada sekretaris daerah nias barat (sekda) Prof. DR. Fakhili gulo pada tanggal 17 Juli 2020 membenarkan bangunan tersebut dari dana DAK T.A 2017 sedangkan ianya membantah kalau bangunan ini sengaja di biarkan, tidak bermasud di biarkan hanya saja belum waktunya, imbuhnya. baik saya akan bicarakan hal ini kepada kepala dinas perdagangan ketenagakerja dan koperasi (DPTKop) bagaiman tindak lanjut terkait pasar rakyat bukit sion ini lanjutnya. Tutupnya
BACA JUGA : Wakil Walikota Padangsidimpuan Sambut Hangat Kedatangan Danrem 023/KS
Jika bangunan ini dapat di fungsikan oleh pemerintah untuk di pergunakan oleh masyarakat, maka dapat meningkatkan sumber pendapatan bagi masyarakat dan mengurangi tingginya jumlah pengangguran. (Yr H)