BACA JUGA: Yasonna Maklum Tak Disukai, Utamakan Prinsip Kebaikan Bangsa dan Negara
Foto : Yayah Rukayah, Penerima Manfaat BST Kemensos
Kini Yayah Rukayah hanya menjajakan ke warung – warung saja. Perwarung dikirim 10 biji lontong. Memang biasanya yang dikirim dalam jumlah banyak adalah sekolah – sekolah. Begitu miris dirasakan. Tapi apalah daya, hanya pasrah menerima kenyataan. Kedua orang tua sudah tiada. Mempunyai satu anak. Suaminya pun menceraikannya. Makan sehari – hari diberikan dari saudaranya. Diberi oleh tetangga. Secercah harapan mulai menerangi. BST pun hadir melalui Kemensos (Kementerian Sosial) Hadir. Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara bersama jajarannya bersungguh – sungguh terjun langsung ke lapangan. Menemui satu persatu penerima manfaat dan langsung bertatap muka. Benar – benar mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
BACA JUGA: Lobby Tingkat Tinggi Yasonna, Sukses Pemerintah Jokowi
-
Air mata pun tertetes perlahan. Menusuk sampai ke sanubari. Curahan begitu mendalam terungkap. Yayah Rukayah sangat mengucap syukur. Dirinya kini bisa kembali menikmati hidup. Bisa terpenuhi untuk kebutuhan sehari – hari. Awalnya, RT mendatanginya. Dirinya diminta untuk mengumpulkan KK (Kartu Keluarga) dan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Kemudian diberikan ke RT. Lalu RT meneruskan ke Kantor Desa. Lantas dirinya bisa mendapatkan BST selama tiga kali, masing – masing sebesar Rp 600 ribu. Bisa dijadikan modal juga. Dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah khususnya Presiden Jokowi dan Mensos Juliari P. Batubara bersama jajarannya. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?