news

Duo Dachi Tantang Incumbent Hilarius Duha, Idealisman Bakal Terjungkal

Kamis, 2 Juli 2020 | 14:19 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Hampir tidak terdengar selentingan negatif pada periode kepemimpinan incumbent Bupati Nias Selatan (Nisel) Hilarius Duha. Hilarius Duha berlatar belakang Polri. Hilarius Duha diusung partai politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). PDIP memang mempersiapkan pemimpin masa depan demi terwujudnya kesinambungan pembangunan. Tak lain agar bisa tertata dengan baik. Terbukti dengan bidang pembangunan mendapat perhatian serius. Diantaranya adalah sektor pertanian, pariwisata, infrakstruktur dan transportasi. Telah menunjukkan hasil yang signifikan. Berhasil juga mendapatkan predikat Wajar dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Merupakan kedua kali berturut - turut yang didapatkan dalam pengelolaan keuangan sejak Kabupaten Nisel terbentuk.

BACA JUGA: Golongan Kadrun Viral Cari Panggung, Salahkan Lagu Anak, Lalu Minta Maaf

Foto : Bupati Nisel, Hilarius Duha

Tidak demikian oleh rivalnya, Idealisman Dachi. Pada periode Idelisman Dachi menjadi bupati, indikasi aroma Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) sangat tinggi. Bahkan, tersangkut nama Idealisman Dachi. Idealisman Dachi diduga terlibat. Terlebih tidak sedikit pejabat yang dipenjarakan. Pemimpin sepertinya tidak berusaha mencegah. Bisa juga terlihat pemimpin memang sengaja lihai berkelit dan mengorbankan di level staf. Padahal sedikitnya ada lima dugaan kasus korupsi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nisel melibatkan kepala daerah setempat. Ada kesan setiap proyek pengadaan untuk pembangunan dan dunia pendidikan di kabupaten. Dijadikan ajang untuk mendapatkan keuntungan diri sendiri oleh segelintir oknum dan tak tersentuh hukum. Dikatakan oleh Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Garuda, Bambang Susanto kepada awak media di Medan, 23 November 2014.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

-
Foto : Martin Luther Dachi

Dugaan korupsi di Nisel pun diduga pula melibatkan Idealisman Dachi. Dantaranya penyalahgunaan APBD dalam pengadaan tanah seluas 64.377 m2. Tak lain untuk pembangunan Gedung Balai Benih Induk (BBI) Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Nisel, yang kini ditangani Polda Sumut (Sumatera Utara). Pengadaan tanah di Nanowa, Desa Bawonifaoso, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nisel, diduga terjadi mark up. Yakni harga dari Rp 850 juta menjadi Rp 11 miliar. Sehingga menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 9,9 miliar. Terkait kasus, penyidik Tipikor Polda Sumut telah menetapkan PlT Sekda Kabupaten Nisel Drs Asa'aro Laila, Firman Adil Dachi yang diketahui merupakan adik kandung Bupati Nisel. Bersama pula anggota tim penafsir harga tanah Yokie Adi Kurniawan Duha ditetapkan. Yaitu sebagai tersangka dan kemudian berstatus terdakwa.

BACA JUGA: Peraturan Dibuat Jerat Rakyat, Untuk Anies Tidak

-
Foto : Idealisman Dachi

Sesuai putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Nomor: 26/Pid.Sus.K/2014/PN.MDN atas nama Drs Asa'Aro Laia MPd bertanggal 12 Agustus, dalam pertimbangan hakim ditegaskan. Yang mana harus dimintai pertanggungjawaban hukum atas perkara aquo diantaranya Bupati Nisel Idealisman Dachi. Ada pula indikasi keterlibatan KKN lainnya. Diduga terlibat penyalahgunaan APBD dalam pengadaan tanah seluas 60.000 M2. Yaitu untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nisel. Kemudian, ada dugaan penyalahgunaan APBD Kabupaten Nisel untuk operasional perkuliahan jarak jauh dari Universitas Setia Budi Mandiri (USBM). Yang mana bekerja sama dengan Pemkab Nisel. Idealisman Dachi menandatangani Nota Kesepakatan Bersama. Yakni tentang Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Melalui Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh, Nomor: 420/5623/BUB/2012 dan Nomor: 504/USBN-R/2012 tanggal 8 Agustus 2012. Idealisman masuk dalam laporan Nomor: TBL/464/VIII/2014 Bareskrim, tanggal 28 Agustus 2014. Idealisman Dachi disangkakan pelanggaran pasal 372 KUH Pidana dan pasal 62 UU RI No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas.

BACA JUGA: Salah Kaprah, Ulah Anies Bukan Jokowi, Potong TKD ASN, PSI Sumbangkan Gaji

-
Foto : Kegiatan Pemkab Nisel

Berikutnya dugaan penyalahgunaan APBD dalam pengadaan tanah seluas 87.500 m2 untuk pembangunan Gedung Kantor Pemkab Nisel. Berupa mark up harga dari Rp 40 ribu per meter menjadi Rp 250 ribu per meter. Sehingga negara merugi sekitar Rp 18,3 miliar. Tim penyidik telah melakukan ekspose di hadapan Jampidsus Kejagung pada 20 Februari 2014. Hasilnya sesuai fakta yuridis diputuskan menetapkan Idealisman Dachi sebagai tersangka dalam kasus aquo. Masih ada dugaan penyalahgunaan APBD 2012 Kabupaten Nisel untuk pembangunan Kantor Pemkab Nisel senilai Rp 7,7 miliar lebih. Tak lain menggunakan dana P-APBD 2012 Kabupaten Nisel. Merugikan negara Rp 3,1 miliar lebih dengan modus penggelembungan biaya material. Dalam proyek, pemenang tender PT Arsenda Cahaya Gemilang milik Aris Agustus Dachi yang notabene abang kandung Idealisman Dachi.

BACA JUGA: Ganjar – Anies – Kamil, Bakal Trio Capres 2024 ?

-
Foto : Kegiatan Pemkab Nisel

Lain halnya dengan kemunculan nama baru Pilkada 2020 Nisel. Sebut saja Martin Luther Dachi, abang dari Bahagia Dachi. Sama – sama Dachi. Tapi keduanya sangat jauh berbeda. Martin Luther Dachi kini masih menjabat sebagai Wakapolres Nisel. Martin Luther Dachi sangat bisa berbaur dengan masyarakat. Tingkat rasa kepedulian pun sangat tinggi. Terbukti sangat aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan yang ada di masyarakat. Sisi lainnya pun, selalu bekerja dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi serta penuh integritas. Merupakan tokoh masyarakat Nisel. Terlebih khususnya di wilayah Hilisimaetano. Dikenal pula sebagai keturunan raja. Mempunyai gelar adat “Tuha Ilawa Niha. Selalu rendah hati dan tidak pernah membangga - banggakan diri. Terutama tidak memandang rendah orang di sekelilingnya. Tetap menjadi sahabat yang menyenangkan bagi semua lapisan. Baik kaya, miskin, berpendidikan maupun tidak berpendidikan, pejabat maupun masyarakat biasa. Rasanya memang kehadiran Martin Luther Dachi sebagai Duo Dachinya Idealisman Dachi bakal meleburkan keseluruhan perolehan suara dari rival kuat Hilarius Duha. Kemungkinan besar terjadi Idealisman Dachi bakal terjungkal. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Gubernur Anies, Apa Laut Bukan Bagian dari Planet Bumi ?

Tags

Terkini