Teluk Dalam, Nawacitapost.com - Pencarian ABK Kapal KM. Camar Laut dan KM. Harapanku yang diduga tenggelam di perairan Nias Selatan ( Nisel) pada Senin 22 Juni 2020 yang lalu oleh Sat Gabungan SAR telah berakhir dan beralih kepemantauan.
Pasalnya, Kepala Kantor Basarnas Nias, M. Agus Wibisono saat mengikuti kebaktian bersama para pendeta dan keluarga korban diposko pelabuhan lama, Minggu (28/6/2020) melalui sambutannya mengatakan bahwa pihaknya dan atas kemanusiaan tidak sampai hati untuk melakukan pemantauan, namun karena aturan dan undang-undang harus dilaksanakan dan semoga pihak keluarga bisa menerimanya.
" Terus terang, atas nama pribadi dan kemanusiaan saya tidak sampai hati untuk melakukan pemantauan, namun karena aturan dan undang-undang harus saya laksanakan", Tuturnya
Lebih lanjut, M. Agus Wibisono menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan telah melaksanakan operasi selama 7 hari dan segala upaya telah dilakukan dengan baik, juga pihaknya telah mengerahkan peralatan untuk melakukan pencarian dilaut, baik kapal besar maupun kapal kecil, bahwa helikopter dalam 2 hari ini turut mencari melalui udara, Ucapnya
Ia menyebutkan bahwa dalam 2 hari ini yaitu hari Sabtu dan Minggu helikopter ikut dilapangan untuk mencari para korban melalui udara dengan ketinggian sekitar 140 meter, sebab cuaca dalam tiga hari ini cukup cerah, Sebutnya
Sementara tim laut yaitu KN SAR Nakula mencapai jarak yang sangat luas sekitar 26 mil ke selatan, dan hari ini 20 mil dari kepulauan Simuk, dan Helikopter juga ikut mencari dilaut Pulau Simuk sekitar 100,03 mil atau sekitar 1,8 Km, Katanya
" Kami telah berusaha apapun itu, tapi hasilnya belum kami temukan para korban, dan atas nama pribadi dan tim SAR Gabungan mohon maaf kepada pihak keluarga itulah kemampuan kami", Tukas Agus
Untuk beberapa hari ini, pihaknya akan melakukan pemantauan, dan Kapal SAR masih tinggal di sini, dan kalau ada informasi yang solid tentang keberadaan korban segera info dan kapal kita turunkan, Ucapnya
Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim yang telah membantu tim SAR dan juga kepada Bupati Nisel yang turut memerintahkan kapal - kapal dari kepulauan Tello untuk melakukan pencarian disekitar kepulauan, tuturnya
Dalam kesempatan itu, M. Agus Wibisono menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, dan para korban segera ditemukan apapun keadaannya, Ucapnya
Juga dalam kesempatan itu, Danlanal Nias Kolonel Jan Lucky Boy Siburian menyampaikan turut berdukacita dan belasungkawa kepada keluarga korban atas insiden hilangnya kedua kapal Bagan yang hilang di perairan Nisel, Ucapnya
Lebih lanjut, Danlanal mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan pencarian dengan penuh kemampuan, jerih payah serta pikiran untuk membantu keluarga yang kena musibah ini, Ucapnya
" Kami secara ikhlas, tulus dan berupaya sekuat tenaga yang tidak mengenal waktu dan cuaca, apalah daya sampai pencarian hari ke- 7 pun belum kita temukan para saudara kita", Pungkasnya
Kita berdoa semoga para saudara kita tetap selamat dan juga kita bisa menemukan mereka apapun keadaannya, Ajaknya
Kata Dia, pihaknya akan tetap standby dipelabuhan sehingga apabila ada informasi dari masyarakat menemukan korban bisa segera menuju lokasi.
Dalam kesempatan itu, Danlanal Nias menghimbau kepada warga, khususnya para nelayan untuk tetap menjaga keselamatan dengan menggunakan peralatan yang ada serta memperhatikan kondisi alam, semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, Imbuhnya
Juga dalam kesempatan itu, Kalaksa BPBD Nisel Idealis Dakhi mengatakan bahwa insiden itu sangat memukul kita semua, dan seperti apa yang disampaikan Kepala Basarnas Nias dan Danlanal Nias, Pemda Nisel sudah berusaha semaksimal mungkin walaupun sedikit ada rasa ketidakpuasan, dan itu kami terima karena kepanikan, itu kami terima, juga kalau kejadian ini terjadi kepada kami, pasti kami berbuat demikian juga, Ucap Idealis
Kami harapkan daya upaya yang telah dilakukan oleh Pemda Nisel mohon maaf belum membuahkan hasil, Ucapnya
Pemda Nisel tidak berhenti sampai disini, tetap berusaha dan membuka Link kepada BPBD se-kepulaun nias, bahwa kepada BPBD Madina (Mandaling Natal) telah membangun komunikasi untuk melacak keberadaan para saudara kita, Ucapnya
Dalam pemantauan ini, pihaknya, Danlanal dan tim SAR tetap komunikasi semoga ada titik terang yang baik, Ucapnya
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Hiliamaetaluo Sayangi Duha menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim SAR, Lanal dan kepada Pemerintah yang telah membantu para korban dalam beberapa hari ini, juga kepada pihak lain semoga Tuhan membalasnya, Ucapnya
Mewakili tokoh masyarakat nisel, Sidi Adil Harita menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah yang telah melakukan pencarian hingga menurunkan helikopter dalam 2 hari ini, walaupun hasilnya masih nihil, dan ini bentuk kepedulian pemerintah, Ucapnya
Juga kami sampaikan terima kasih kepada tim SAR Nias dan Lanal Nias yang turut serta melakukan pencarian, namun kami tahu bahwa pencarian ini tidak segampang membalikkan telapak tangan karena pencarian ada ditengah laut, Kata Dia
Lebih lanjut, Kata Dia bahwa seperti apa yang disampaikan oleh kepala Basarnas Nias, dimana Bupati Nisel telah meminta agar kapal KN SAR Nakula tetap standby disini, dan itu telah disepakati untuk memantau siapa tahu ada informasi baru, Ucapnya
Kami masyarakat nisel dan keluarga korban berharap supaya dalam pemantauan ini petugas tidak meninggalkan mereka, Ucapnya
Ia juga menyebutkan bahwa tim masih ada yang belum kembali untuk melakukan pencarian, tapi menurut undang-undang kerja Basarnas selesai selama 7 hari, dan bukan dalam arti tidak dicari, tapi tetap mereka melakukan pencarian, Tukasnya