Surabaya NAWACITAPOST - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A. Hermas Thony mengapresiasi spirit masyarakat dalam pembukaan Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo.
Seperti kemarin, Jumat (12/6/20), warga RW04 Kelurahan Wonorejo, Tegalsari Surabaya memadati pembukaan Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo oleh Pemkot Surabaya bersama Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya.
Meski sengaja tidak mau terlibat secara langsung, Thony sempat melihat pembukaan di dua lokasi Kampung Tangguh yakni di Sidotopo dan saat ini di Wonorejo gang II.
Dari aspek luar, Thony melihat sampai seberapa jauh penangkapan masyarakat secara sosiologis dan atraktif juga dari bahasa tubuh masyarakat secara umum. Dari dua titik ini (Sidotopo dan Wonorejo) nampak ada spirit kebangkitan terhadap konsep Kampung Tangguh dan tertangkap baik oleh masyarakat.
" Ketika deklarasi dan pidato dilakukan, juga ketika himbauan terhadap penggunaan masker dsb, secara sontak dan mendadak, tanpa dikomando masyarakat langsung menggunakan dan mengoreksi maskernya masing-masing. Itu adalah bahasa tubuh yang akan mejadi sebuah tradisi atau peradaban baru," ujar Politisi Gerindra Surabaya ini. (12/6)
Ketika konsep Kampung Tangguh ini menjadi virus perlawanan terhadap Corona, harapannya bisa diteruskan. Tetapi yang perlu diingatkan adalah tatkala Kampung Tangguh selesai dilaunching dan dibiarkan sesaat, kemudian wajib kembali dilakukan Tracing/test serta langkah-langkah lanjutannya.
"Seperti apa datanya. Kalau memang ada perkembangan yang signifikan dapat dilanjutkan, namun apabila tidak ada perubahan harus dievaluasi kembali. Dari situ pasti ada sesuatu yang tidak tepat andaikata nanti datanya justru meledak (semakin banyak yang terjangkit.red). Harapannya adalah ini menjadi langkah awal yang baik," pungkasnya saat ditemui media ini di pembukaan Kampung Tangguh Wonorejo. (BNW)