news

Senior Pendiri Demokrat Bermanuver, AHY Bagai di Ujung Tanduk

Rabu, 10 Juni 2020 | 12:26 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Sejumlah senior pendiri Partai Demokrat, melakukan pertemuan. Sepertinya Subur Sembiring bersama senior pendiri Demokrat lainnya sedang bermanuver. Pertemuan dilakukan dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin 8 Juni 2020.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Senior Pendiri Demokrat

Salah satu senior pendiri Demokrat yang ikut dalam pertemuan adalah Subur Sembiring. Pertemuan semata - mata untuk membahas belum disahkannya kepengurusan Partai Demokrat. Tak lain dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dibahas tentang keadaan internal Partai Demokrat. Hingga kini SK Menkumham (Menteri Hukum dan HAM) melalui Yasonna Laoly  tidak terbit. Dikatakan Subur Sembiring kepada awak media pada Selasa 09 Juni 2020.

BACA JUGA: Kuliah Ikatan Kedinasan Poltekip Poltekim Kemenkumham Sudah Dibuka, Ayo Daftar!

-
Foto : Senior Pendiri Demokrat

Luhut pun memandang Partai Berlambang Mercy adalah aset nasional. Dinilai memang partai bagus namun Ketua Umum (Ketum) terkesan diam saja. Jalan satu - satunya di AD/ART adalah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Semula KLB direncanakan digelar 4 Juni kemarin. Dilakukan penundaan karena situasi kondisi yang belum memungkinkan. Terutama memang diagendakan pertemuan dengan Menkumham terlebih dahulu. Rekonsiliasi tidak bisa karena tidak memenuhi syarat Apalagi, dalam kongres V Partai Demokrat kemarin tidak ada keputusan - keputusan alias bodong. Terlalu mau cepat tapi notulensi berita acaranya tidak memenuhi syarat. Notarisnya semua tidak ada. Dokumen tidak ada tentunya mana bisa disahkan menteri.

BACA JUGA: Jokowi Dianggap Pro China, Luhut Bantah Investasi China Justru Menguntungkan

-
Foto : Senior Pendiri Demokrat bersama Menko Maritim Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

Dasar pengesahan dipertanyakan. Kongres V Partai Demokrat lalu tak ada keputusan Tata Tertib. Seluruh perjalanan rapat tidak ada keputusannya berupa tertulis. Materi tidak ada, AD/ART. Peserta tidak pegang materi. Rapat pun tidak memegang materi yang mau dibahas. Tidak ada tulisan pimpinan siding, tidak ada tanda tangannya pula. Main ketok palu saja. Tidak ada keputusan SK Demisioner juga. Bisa diartikan juga pengurus yang lama SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) masih berlaku. Tentunya kepemimpinan AHY bagai di ujung tanduk.(Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Lawan Sebut Jokowi Terlibat PKI, Malahan Terungkap Soeharto Dalangnya Rekayasa PKI

 

 

Tags

Terkini