Foto : Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas Sosialisasi Cara Digital Mendata Bantuan
Tujuannya agar masyarakat tahu data penerima. Mengetahui data masyarakat yang sudah dan belum menerima. Lantaran memang akan dicover sebanyak 269 ribu. Disamping juga sebagai pelaporan secara konvensional dalam rangka akuntabilitas publik.
-
Abdullah Azwar Anas S.Pd., S.S., M.Si selaku Bupati Banyuwangi pun memberikan sosialisasi aksesnya. Dibagikan dalam bentuk video. Menyampaikan pula beberapa penjelasan lain. Seluruh penerima bansos (bantuan sosial) diumumkan. Ada yang diumumkan di desa, masjid, gereja, pura dan beberapa tempat umum atau peribadatan lain.
-
-
-
Disiapkan pula pelaporan secara online. Masyarakat cukup memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dalam pelaporan online. Masyarakat belum mendapatkan bisa langsung melakukan usul mendapatkan bantuan.
-
Kemudian yang sudah mendapatkan, bisa mengecek waktu pembagian bantuan. Pelaksanaan dilakukan secara realtime. Kemudian kemudahan dalam proses verifikasi. Masyarakat yang merasa terdampak akan diverifikasi setelah mengisi data.
-
Kini sudah ditampung lebih dari 2000 masyarakat lapor secara online. Masyarakat akan diminta menunggu sesuai jadwal yang ditentukan. Sudah tertera pada data digital. Tentu silakan siapa saja berhak mendapatkan bantuan mau mendaftar. Terutama bagi yang belum tertampung di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), PKH, BST Kemsos, BLT Desa, Bantuan Provinsi, Jaring Pengaman Pemkab Banyuwangi dan lainnya. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?