Dinilai masyarakat sering terjebak pelabelan. Termasuk label halal terhadap aspek apapun. Semisal ada salah satu kulkas berlabel halal. Berarti kulkas yang lain tidak halal. Dikatakan Muhadjir pada diskusi daring, Rabu 13 Mei 2020. Dirinya pun sontak memberikan penilaian. Pelabelan halal terhadap barang elektronik termasuk kesannya mengada - ada.
-
Muhadjir menambahkan. Masyarakat kerap merasa lebih sah apabila label berkaitan dengan agama. Cenderung melihat pada atribut sesuatu ketimbang substansinya. Terperangkap label. Ada label atau identitas tertentu dan dikaitkan dengan agama. Lebih mengukur pada aspek formalnya. Tapi tidak mengukur aspek materialnya. Masyarakat utamanya Islam sebaiknya bersikap inklusif dan tidak terjebak dengan pelabelan. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?