Siak, Nawacitapost– Ketua Umum Ikatan keluarga Nias Riau AKBP Peniel Zalukhu,SH meeting Zoom Bersama dengan Beberapa Tokoh dan Pengusaha Nias yang ada di Riau,Senin,(27-04-2020) Pukul 19.30 Wib,Meeting Zoom tersebut Di koodinir Oleh Meitinus Zebua dan Sebelum memulai Acara ketum IKNR AKBP,Peniel Zalukhu memimpin Doa bersama.
Meitinus Zebua menyampaikan kepada peserta yang ikut dan meluangkan waktunya meeting zoom,mengucapkan terimaksih atas kesempatan yang di berikan kepada saya untuk mengkoordinir Meeting zoom malam ini,
“Tujuan kita adakan meeting tersebut yaitu akhir - akhir ini banyak keluhan - keluhan dari warga kita nias yang ada di Provinsi Riau,akibat dampak Covid -19,tengah - tengah masyarakat Provinsi Riau pada khususnya Masyarakat Nias yang berdomisili di Provinsi Riau,”katanya.
Meitinus Zebua mengharapkan meeting malam ini yang kita lakukan mendapatkan hasil yag baik walaupun tidak seratus persen,jelasnya.
Kurang lebih 18 orng yang hadir mengikuti meeting zoom,yaitu : Drs.Sozifao Hia,M.S.i,Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Komisi l Dari Kader PDI- Perjuangan , Sekaligus Ketua DPD HIMNI Provinsi Riau,Anotona Nazara,SE Anggota DPRD Kampar dari Kader PDI - Perjuangan,yang baru menerima SK dari Gubernur Riau Ketua DPD LAN Provinsi Riau Sefianus Zai,SH,Jeremia Duha,M.kom, Thomas,Frans Hr Daeli,pengusahan Poperty,Bumatara Gani, Kapten Yuniaro Zebua,Tonni Dc,Idaman Zega, Beziduhu Halawa,S.kom, Donal Zebua Dan Hendri Ahmad Gea, Fonaha Daeli, dan Sokhiaro Halawa.
Ketua Umum IKNR AKBP Peniel Zalukhu,SH, menyampaikan kepada peserta meeting zoom Pembagian Sembako di beberapa warga kita nias,dan kepada adek - mahasiswa Nias Riau yang layak menerima sudah kita jalankan dengan baik,bantuan tersebut atas perjuangan, koordinasi Dan permohonan dari adek- adek mahasiswa Nias Riau di wilayah kota pekan baru, yang di berikan Oleh Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar, M.Si dan ada beberapa Pengusaha- pengusahan Nias yang berdomisili Di provinsi Riau yang ikut membantu warga kita nias yang terdampak Covid- 19,ucapnya.
Peniel menjelaskan sebenarnya kita harus ada tim khusus yang mendata warga Nias yang berdomisili di Provinsi Riau baik yang punya KTP maupun yang tidak punya KTP, yg terdampak corona dan tidak mendapat bantuan, dari pemerintah maupun dari Donatur.
Menurut Peniel, kalau ada data yang lengkap maka tim ini kita kawal utk maju kedepan menyampaikan kepada pemerintah Pemko Pekanbaru atau ke provinsi dan pemerintah daerah agar masyarakat kita nias bisa mendapatkan BLT atau bantuan langsung.jelasnya.
Lanjut Peniel,yang jadi kendala Siapkah kita bentuk malam ini Tim Satgas sukarelawan yang mau melakukan pendataan seperti ini tanpa biaya, siapa yang mengkoordinir nya sementara situasi saat ini begitu berat mohon masukan saran dari rekan2 dan ini kita tidak mengatas namakan Salah satu organisasi tapi kita Rangkup semua berbagai ormas ono niha yang ada di provinsi Riau, berbagai masukan.
“Dari Bapak - bapak malam ini telah terbentuk SATGAS NIAS PEDULI-COVID -19,tujuanya untuk mencari solusi dan membantu warga yang terdampak karena Wabah Covid -19.Semoga pengurus yg telah di sepakati di beri kesehatan dan semangat dalam satu tujuan Sosial kemanusiaan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Drs Sozifao Hia MSi, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pelalawan sekaligus ketua DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNi)Provinsi Riau, menyampaikan kepada peserta meeting zoom,Menurutnya, Terutama warga yang terkena PHK, usaha yang tutup karena corona, mata pencaharian yang semakin susah karena corona. di setiap Kabupaten Kota Gubernur,Walikota Bupati di sampaikan bahwa bantuan di setiap daerah tanpa pandang bulu Masyarakat yang memiliki Kartu keluarga dan KTP , bahkan yang belum punya Kartu Keluarga dan KTP tapi layak dibantu harus dimasukkan dalam data agar bisa dapat bantuan," ucapnya.
"Tentunya bantuan kepada warga yang telah menerima dan kelanjutanya kedepan data tersebut kita ajukan kepemerintahan provinsi,kota,dan pemerintahan Tiap Daerah agar mereka mendapatkan kembali bantuan tersebut dan tidak terlepas dinilai dari kepantasan dan kelayakan terhadap warga yang terdampak akibat covid-19. Data para penerima tentunya harus data yang valid dari tingkat desa atau RT/RW. Sehingga bantuan tepat sasaran. Jangan sampai ada nantinya orang kelaparan dan sakit-sakitan akibat tak makan. Saya pribadi melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak," paparnya.
Sokhiaro Halawa,yang ikut ambil bagian dalam kegiatan meeting zoom tersebut, menyampaikan beribu trimakasih kepada penyelenggaran meeting zoom Bapak meitinus zebua dan kepada Bapak ketua Umum IKNR AKBP,Peniel Zalukhu,SH,,dan kepada seluruh peserta meeting dengan cepat respon dan berusaha membantu warga kita nias yang terdampak covid-19, harapannya agar tim satgas nias peduli -19 yang telah terbentuk memperhatikan dan memberikan masukan dan membantu,solusi kepada warga kita nias di daerah seperti di kabupaten Siak yang membutuhkan uluran tangan untuk kebutuhan warga yang terdampak wabah corona,jelasnya.
Lanjutnya mengharapkan kepada tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda,Tokoh Agama dan ketua ormas ono niha yang ada di kabupaten siak dan Kontraktor ono niha di kab siak , serta dominasi gereja - gereja ikut membatu dan mencari solusi agar masyarakat nias yang berdomisili di kabupaten Siak yang terdampak Covid- 19 terbantu,semoga wabah ini cepat berlalu dan aktifitas masyarakat lancar,tegasnya.
Anotona Nazara,SE,dalam paparan singkat,ini Dampak covid-19 yang melanda dunia, mempengaruhi ekonomi rakyat, termasuk warga Riau asal Nias, terdapat PHK, dirumahkan, tutup usaha dan lain sebagainya mengakibatkan sulitnya mendapatkan bahan pokok, nyaris kelaparan.
“Benar iming iming bantuan terdengar dimana mana, tapi bantuan tersebut tidak semuanya Ononiha yang merasakan dampak covid-19 mendapatkannya Saya percaya semua kita terpanggil untuk misi kemanusiaan meringankan beban saudara kita. dengan adanya Satgas Nias peduli Covid -19,ujarnya."