Gunungsitoli,Nawacitapost- Wabah Covid-19 saat ini sangat mengenaskan ditengah-tengah masyarakat bahkan lingkaran se-dunia sedang menggoncang keimanan berumat agama kepada Maha Pencipta. Tetapi bukan merugikan hak kehormatan pada pemerintah atas himbaun yang terpaparkan saat ini yang membatasi kerumunan berkelompok (Human Much Community). Warga Binaan Pemasyarakatan mengadakan Ibadah bersama sekaligus membangkitkan Imun Tubuh Sehat bertempat di lapas kelas IIB Gunungsitoli. Selasa (07/2020)
Kegiatan ibadah ini suatu permintaan warga binaan tak lain untuk membangkitkan iman mereka dalam mendengkar firman Tuhan.
Pihaknya menyampaikan, "Ide ini kami laksanakan mengingat kebutuhan warga binaan utk senantiasa kita berikan penguatan mental spiritualnya, menguatkan imam kepercayaannya kepada Tuhan Yesus Kristus, bukan hanya warga binaan tetapi anggota kita Pegawai Lapas juga mendapatkan semangat dengan Firman Tuhan yg disampaikan Gembala GPdI Kota Gununsgitoli". Sambung Kalapas, Soetopo
"Rumah lapas Gunungsitoli dan tentu menjaga jarak aman satu dengan yang dan kegiatan ibadah ini disambut gembira seluruh warga binaan dan petugas lapas, ditengah bencana non alam ini apalagi warga binaan sudah lama tidak mendengar khotbah dari Hamba Tuhan selama ini." pungkas Kalapas, Soetopo Barutu
Memperhatikan kondisi saat itu dengan cuaca semakin gerah, seluruh para peserta baik warga lapas maupun pegawai ikut terlibat dalam kegiatan tersebut satupun tidak ada mengurangi rasa lelah malah semakin tangkas mendengarkan Firman Tuhan
Dalam isi khotbah Pdt. Jonathan Laoli. bersemangat yang diambil dari kisah nabi yusuf saat didalam penjara, beliau berhikmat dan menerima berkat dari Allah, melihat kemuliaan dari kesusahan yg dialaminya di sisihkan oleh saudara kandungnya dan dijual
Dalam memerihkan kegiatan ibadah tersebut membawakan puji-pujian rohani menggunakan dua Bilingual bahasa daerah Nias dan bahasa indonesia