news

Pasar PPI Ditutup, Anas Karno Lakukan Sidak

Kamis, 2 April 2020 | 19:42 WIB

Surabaya NAWACITAPOST – Menanggapi keluhan pedagang akibat penututupan pasar PPI Krembangan, Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya Anas Karno melakukan inspeksi mendadak (sidak). Kamis (2/4/2020) siang.


Oleh pihak Kecamatan, pasar yang berada di Jalan Gresik PPI, Kelurahan Kemayoran memang diadakan penutupan dengan dasar surat edaran Pemerintah tentang tingkat kewaspadaan terhadap wabah virus corona


" Penutupan pasar harus tetap dilaksanakan sesuai instruksi Pemerintah. Namun, harus ada kebijakan lain supaya tidak mematikan aktifitas berdagang di pasar PPI," ujar anggota wakil ketua komisi B ini.


Dalam hal ini Anas menginginkan bahwa pasar PPI tidak tutup total dan Pedagang pasar tetap diberikan kesempatan beraktifitas berdagang kembali dengan batasan jam, ujarnya.


Kedatangannya ke pasar PPI, menurut Anas adlah untuk menemui pihak Kecamatan yang mempunyai otoritas di wilayah Jalan Gresik PPI untuk mencari solusi terbaik bagi para pedagang.


“Tadi sudah bertemu dengan pak camat membahas tentang aktifitas pedagang. Jadi, ada kesepakatan bagi para pedagang tetap berjualan dengan batasan waktu yang ditentukan,” ujarnya kepada media.


Selain itu, dirinya meminta kepada pihak Kecamatan agar selalu mensosialisasikan kepada para pedagang terkait anjuran Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.


“Pedagang harus selalu diberi edukasi tentang cara pencegahan dari Covid-19. Seperti pedagang harus memakai masker saat berjualan,” tandasnya.


Sebabnya itu, Anas juga akan memberikan sejumlah masker yang nantinya dibagikan kepada para pedagang pasar PPI.


“Ya buat melindungi diri dari penyebaran virus. Karena bagaimanapun kesehatan paling utama,” imbuhnya.


Di satu sisi, Agus Tjahyono selaku Camat Krembangan mengatakan, kebijakan seperti ini lebih mengarah ke ikhtiar supaya penyebaran virus corona tidak sampai ke pasar PPI.


“Karena tadi sudah ada kesepakatan dan terlebih sama-sama tidak ada yang dirugikan maka kita batasi jam berjualan. Dan saya sudah meminta koordinator pasar agar menghimbau penjual dan pembeli memakai masker semua,” pungkasnya.


Dari hasil sidak tadi mencapai kesepakatan bahwa aktifitas berjualan pedagang di pasar PPI dibatasi mulai pukul 02.00 dini hari sampai pukul 07.00 pagi. Melewati waktu yang disebutkan tadi sudah tidak ada aktifitas berjualan lagi. Dan kebijakan ini berlaku sampai situasi dan kondisinya kembali normal. (BNW)

Tags

Terkini