Surabaya NAWACITAPOST - Dalam upaya deteksi pasien virus Corona, bantuan satu unit Polymerase Chain Reaction (PCR) diserahkan untuk Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya oleh Machfud Arifin.
Dalam hal ini, dr. Joni Wahyuhadi Dirut RS. Dr. Soetomo sangat mengapresiasi karena sangat membantu kami para tenaga medis di rumah sakit Dr Soetomo dalam upaya mendeteksi positif atau tidaknya pasien terpapar virus corona," ujarnya saat menerima bantuan. Selasa (31/03/2020)
Katanya, berbeda dengan Rapid Test yang hanya mendeteksi kekebalan tubuh kita sedang PCR adalah sebuah alat untuk mendeteksi molekul-molekul dari sebuah virus
"Penggunaan Rapid test bisa terjadi kesalahan seperti hasil yang negatif, ternyata dalam pemeriksaan lebih teliti dinyatakan terinfeksi," kata Dr Joni.
dr. Joni menjelaskan, Rapid test hanya digunakan mendeteksi respons tubuh terhadap virus yang masuk dan memerlukan waktu 3 atau 4 hari, bahkan bisa sampai seminggu untuk benar-benar mengetahui hasilnya, sedangkan PCR adalah alat untuk mendeteksi molekul dan susunan protein sebuah virus.