news

Kata ASTI, Machfud Arifin Unggul, Lia Istifhama Cawawali Favorit

Senin, 23 Maret 2020 | 08:58 WIB

Surabaya NAWACITAPOST – Kembali, Lembaga Akurat Survei Terukur Indonesia (ASTI) telah mengeluarkan rilis hasil survei elektabilitas nama-nama bakal calon Walikota dan wakil Walikota yang berencana maju di Pilwali Surabaya 2020.


Dalam pelaksanaan survei, ASTI melakukan pada tanggal 9-15 Maret 2020 dengan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sample 800 yang memiliki tingkat margin of eror 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Manajer operasional ASTI, Baihaki Siraj menjelaskan metode pengumpulan data melalui wawancara tertutup dan terbuka kepada responden terpilih yang tersebar di 154 kelurahan Surabaya. “Mewawancarai responden terpilih secara tatap muka menggunakan kuisioner terbuka dan tertutup,” katanya.


Dari hasil survei tersebut nama Machfud Arifin memuncaki elektabilitas tertinggi. Mantan Kapolda Jawa Timur itu dipilih 14,08 persen responden.



Hasil itu mengungguli Bacawali dari kader PDI Perjuangan seperti Whisnu Sakti Buana yang mendapat 9,86 persen, dan Puti Guntur Soekarno dipilih 7,04 persen responden. Sementara hasil lainnya menunjukkan nama Eri Cahyadi memperoleh 8,45 persen. Zahrul Azhar Asumta mendapat 4,23 persen. Disusul oleh Reny Astuti dan Hariyanto yang sama dipilih 1,41 persen responden.


Meskipun telah diputuskan KPU Kota Surabaya tidak lolos tahap selanjutnya, elektabilitas M. Sholeh (2,82 persen) masih lebih baik ketimbang Moh. Yasin yang dipilih 1,41 persen responden. Keduanya merupakan bacawali yang mendaftar lewat jalur indepenten atau perseorangan. Namun, hanya Moh. Yasin yang saat ini lolos ke tahapan selanjutnya.


Perolehan 7,04 persen responden memilih calon lainnya, dan bagi responden yang tidak tahu tentang figur bacawali Surabaya masih begitu tinggi yang mencapai 42,25 persen. “Dari hasil survei masih banyak masyarakat yang tidak tahu terhadap nama-nama calon kandidat yang kita ajukan, akhirnya tidak memilih,” tandasnya.


Karena itu, lanjutnya, bagi para Bacawali Kota Surabaya ini belum bisa dikatakan aman. Sebabnya, tingkat ketidaktahuan masyarakat terhadap nama-nama calon yang sudah diajukan masih tinggi, mencapai 42,25 persen.


-

Yang Menarik, sebagai Calon Wakil Walikota nama Lia Istifhama menjadi favorit. Dipasangkan dengan siapapun, keponakan Gubernur Khofifah tersebut selalu unggul dari nama-nama yang lain. (BNW)

Tags

Terkini