Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi , General Manager IPC Panjang Drajat Sulistio, KaKanwil Bea cukai, Kepala KSOP kelas I Panjang, Stakeholder, Pengguna jasa dan pelaku usaha eksport/Import.
Gubernur Arinal mengungkapkan , Propinsi Lampung terus memprioritaskan meningkatkan Eksport komoditi unggulan seperti halnya Singkong, Kopi dan Kelapa Sawit,
"Propinsi lampung dalam 2 tahun ini, terus mengalami penurunan dalam bidang ekspor, Jelas Arinal, Dikarenakan terus melonjaknya permintaan Impor,"ucap Arinal.
Arinal menyampaikan kepada berbagai pihak supaya mendukung peningkatan Ekspor Propinsi lampung, yang salah satunya peningkatan ekspor melalui Pelabuhan Panjang.
Dalam kesempatan itu, General Manager IPC Panjang Drajat Sulistio, menyambut positif gagasan yang disampaikan Gubernur Arinal.
Baca Juga : Kapolres Nias Pimpin Upacara Penandatanganan Pakta Integritas WBK dan WBBM
"IPC Panjang akan siap memfasilitasi dalam sektor kepelabuhanan demi terwujudnya peningkatan Ekspor produk unggulan Lampung ke berbagai Negara,"kata Drajat Sulistio.
"Pelayanan dan fasilitas dermaga Ia (Drajat) , berkomitmen akan terus bersinergi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Propinsi dalam memajukan perekonomian Lampung salah satunya menawarkan penggunaan Gudang CFS (Container Freight Station) kepada para pelaku usaha "tambahnya.
Sementara Kepala Kantor wilayah DJBC Sumatera Bagian Selatan, mengatakan, " kami mendukung program ini dengan cara melakukan beberapa langkah - langkah yang mengedukasi terhadap pelaku usaha tentang langkah dan cara yang baik dan benar terkait dengan Clearance dan cukai Ekspor dan Impor barang.
Reporter : Ashari Hermansyah