news

PDAM HIMBAU WARGA TERDAMPAK AIR TIDAK MENGALIR SEGERA LAPOR

Selasa, 10 Maret 2020 | 01:03 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Pipa PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yang sempat mengalami kebocoran telah rampung proses pengerjaan perbaikannya. Namun, beberapa warga terdampak juga masih ada yang belum bisa menggunakan saluran airnya, sehingga diharapkan untuk segera melakukan pelaporan terkait hal tersebut ke pihak PDAM.


Imbas dari kebocoran akibat pemancangan dirasakan di tujuh kecamatan di Kota Surabaya, yaitu Kecamatan Gayungan, Gunung Anyar, Rungkut, Sukolilo, Kenjeran, Bulak, dan Mulyosari.


Ditemui Nawacitapost, Direktur Umum PDAM Surya Sembada Kota Surabaya mennyampaikan permohonan maafnya atas ketidaknyamanan pelayanan PDAM saat air mati sejak Kamis, 5 Maret 2020.


“Saya memohon maaf atas kejadian tersebut, seharusnya warga sudah bisa terlayani supply airnya tetapi masih mengalami keterlambatan,” kata Mujiaman di kantor PDAM Suraya Sembada, Jalan Mayjen Prof Dr. Moestopo No 2, Pacar Keling, Kota Surabaya, Senin (9/3/2020).


Keterlambatan tersebut menurut Mujiaman, karena adanya beberapa faktor, seperti terperangkapnya aliran udara di dalam pipa atau bisa juga akibat adanya endapan tanah yang menggumpal di dalam pipa.


“Bentuk pipa itu ada yang bentuknya seperti leher angsa,” terangnya.


Kendati demikian, ia menghimbau kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang wilayah tempat tinggalnya masih belum bisa menggunakan saluran air PDAM diharapkan untuk segera melakukan pelaporan dengan menghubungi call center yang telah disediakan oleh pihaknya.


“Masyarakat perlu komplain ke PDAM dan siap melayani 24 jam. karena kita tidak bisa mengatasi semuanya kalau tidak ada komplain, kemudian kami akan langsung kirim mobil tangki air,” jelasnya.


Selain itu juga, dalam penanganan keterbatasan air pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah membantu PDAM dengan menugaskan para camat di tujuh kecamatan terdampak untuk melakukan koordinasi dengan para warganya.


“Pemkot menugaskan tujuh camat di kecamatan terdampak untuk mengkoordinir warganya masing-masing agar mendapatkan supply tangki air,” tutupnya (DIM)

Tags

Terkini