news

Dirut Nawacita : Ada yang Mengatasnamakan Suku Ndawa di Pulau Nias

Rabu, 4 Maret 2020 | 17:01 WIB
Bekasi, NAWACITApost.com- Hari ini beredar di media sosial bahwa ada yg menamakan diri SUKU NDRAWA di Pulau nias tertera dalam surat berita acara musyawarah desa sihene asi dan tokoh adat, tokoh masyarakat desa fadoro hilimbowo tentang kepemilikan batas tanah adat suku NDAWA dan batas wilayah desa sihene asi kecamatan lahewa kabupaten Nias utara.



[gallery columns="1" td_select_gallery_slide="slide" td_gallery_title_input="Beredar di Media Sosial Ada yang Mengatasnamakan Suku Ndawa di Pulau Nias " size="medium" ids="86223,86224,86225,86226,86227" orderby="rand"]

Direktur Utama (Dirut) PT Media Nawacita Indonesia, Otoli Zebua  menyebutkan bahwa suku Ndawa menjadi perhatian karena sejarah Nias mencatat bahwa di kepulauan nias hanya ada satu suku yakni SUKU NIAS yang hidup dipulau nias, dalam bahasa aslinya orang nias menamakan diri ONO NIHA ( 0no = anak/ keturunan Niha = manusia ) dan pulau nias sebagai Tano niha, suku nias merupakan masyarakat yang hidup dalam lingkungan adat dan kebudayaan yang masih ditinggi.

Dalam perkembangannya pulau nias dikunjungi oleh berbagai Suku lain sepeti aceh, padang, batak dan lain lain.

“Mereka hidup mencari kehidupan dan tinggal serta beranak cucu di.pulau nias, saat ini jumlah mereka cukup banyak dan tidak ada masalah sebagaimana juga orang nias banyak hidup diperantauan,” kata dirut Nawacitapost.com di gedung PT.Media Nawacita Indonesia, Rabu (04/03/2020).

“Yang harus diluruskan adalah claim bahwa ada kelompok masyarakat yang mengaku sebagai suku ndawa dan hidup di nias.  sepertinya mereka salah menyebut harusnya mereka ini lebih tepat dikatakan KOMUNITAS NDAWA artinya kelompok.masyarakat yang punya kesamaan baik latar belakang, marga ,pekerjaan, agama dan lain lain,”tambahnya.

Kemudian ia menjelaskan, agar tidak menjadi polemik ditengah tengah masyarakat maka diharapkan kepada  masyarakat nias khususnya para tokoh adat , tokoh masyarakat dan tokoh  agama serta pemda nias Utara untuk meluruskan hal diatas sehingga tidak terjadi konflik sosial ditengah tengah masyarakat.

Tags

Terkini