news

PBB Surabaya Apresiasi Calon Perseorangan di Pilkada Surabaya

Senin, 2 Maret 2020 | 23:50 WIB

SURABAYA NAWACITAPOST - Saat ini Kota surabaya mengalami perubahan arah politik yang cukup signifikan dikatakan Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Surabaya, Samsurin dalam rilis yang diterima Nawacitapost.com, Senin (2/3/2020).


Lima pasangan perseorangan maju dalam pilkada kota surabaya 2020, ada yang diloloskan KPUD Kota Surabaya, ada yang dalam proses gugatan dan ada yang iklas menerima putusan karena tidak memenuhi syarat dukungan , jalan panjang masih harus di tempuh oleh pasangan calon perseorangan.



Baca juga : Machfud Arifin Prihatin RPH dan Pasar Tradisional Surabaya

"Partai Bulan Bintang Surabaya harus memberikan apresiasi kepada mereka semua yang menempuh perjuangan yang tidak gampang, berbulan bulan mengumpulkan e-ktp. Tiap pasangan miinimal wajib menpunyai dukungan lebih dari 140.000 e-ktp sungguh memberatkan dan dibutuhkan kerja keras para pasangan melalui jalur perseorangan ini. (Pasangan Usman Hakim-Sirojul Alam, Muhammad Sholeh-Taufiq Hidayat, Mohammad Yasin-Gunawan, Sungkono Ari Saputra-Agung Purnomo, dan Fatchkul Muid-Tatik Effendi.)," kata Samsurin.


Menurutnya, mereka ini para calon perseorangan adalah para militan demokrasi dan kawan-kawan yang membawa atmosfir perubahan politik warga Kota Surabaya.



Baca juga : PSI Surabaya Sesalkan Statement Gunawan

Meskipun KPUD Kota Surabaya baru menyatakan hanya 1 calon yaitu (yasin dan gunawan). Dan calon lain masih mempenuangkan gugatannya bawaslu, yaitu sholeh dan taufik hidayat. Yang mengugat atas kehilangan dukungannya gara gara sistem informasi pencalonan (silon) tidak mampu merekam semua data dukungan, kami berharap proses tahapan pilkada ini bisa di lalui secara transparan, karena KPUD Surabaya juga mungkin gagal dalam sosialisasi silon ini. Sehingga banyak calon yang sudah bersemangat jadi gugur tidak memenuhi syarat dukungan," ungkapnya.


"Saya sih berharap ada kompromi yang baik lah. Sehingga perubahan iklim politik surabaya bisa memberikan calon calon pemimpin yang baik. Karena apa, masyarakat surabaya yang akan di tinggalkan oleh bu risma ini, tentu akan merindukan sosok pemimpin yang dikenal baik dengan pembangunan fisiknya, penataan ruang kota yang baik, meskipun belom memenunjukkan pemerataan dari kebijakannya selama ini, tentu harapan kita semua pembangunan surabaya ini kan harus adil dan merata," imbuhnya.



Baca juga : Dibelakang Ning Lia, Tim Sembilan Kiai Segera Kunjungi Partai-Partai

Samsurin mengakui bahwa Kota Surabaya ini menjadi rindang dan segar, begitu signifikan selama 2 periode beliau memimpin, walaupun sering blusukan ke daerah saluran air, tak menjadikan surabaya bebas banjir.


Tantangan bagi kawan-kawan untuk berjuang di jalur perseorangan. Saya informasikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang katanya naik 5.79 % tidak membawa kesejahteraan warga kota surabaya," terangnya.


Baca juga : Pilwali Surabaya, ASTI : Puti-Ery Vs Mahfud-Lia akan Lebih Seru

Bukti 6,12 % Pencari pekerjaan dikota surabaya masih menumpuk, contohnya berapa ratus hektar lahan yg menjadi tampunhan air dijadikan kawasan investasi jasa dan pergudangan itupun tidak mampu merekrut tenaga kerja lokal, artinya sumber daya manusia terkena dampak pembangunan belum di fikirkan, dampak negatif alih fungsi lahan juga belum serius diperhatikan, serta kemiskinan masih jauh dari harapan pra sejahtera, dan jargon pemberdayaan UMKM malah pedagang kaki lima masih di obrak-abrik oleh Satpol-PP.


"Hubungan pengusaha dan buruh, masih berjibaku menumpuk ribuan kasus di meja sidang perselisihan hubungan industrial, kawan-kawan partai politik yang diberi amanah dalam menyusun kebijakan di legislatif dan eksekutif saat ini belum menunjukkkan prestasi yang berpihak kepada kebutuhan warga surabaya," ucapnya.


Baca juga : 139.758 Dukungan Lengkap, Yasin dan Gunawan Bacawali Surabaya Dinyatakan Lolos

"Anggaran pendidikan 3 0/0 di perioritaskan apakah itu berdambak pada sistem pendidikan yang sudah murah?. Banyak sekali harapan warga kota ini dengan kehadiran para calon independen yang saya kira lebih siap punya semangat dalam menjawab perubahan ibukota surabaya 5 tahun yang akan datang," tambahnya.


Namun, lanjut kata Samsurin, tidak mudah juga menyakinkan warga surabaya yang dulu dikenal konstituen ideologis partai pindah kelain hati. Karena partai juga akan menyiapkan kadernya untuk terlibat dalam pilkada tahun ini.


Partai Bulan Bintang Kota Surabaya sangat memikirkan ini dan mengawali membantu masyarakat dalam menakar pilihannya agar harapan warga terhadap calon pemimpinnya bisa ketemu dalam "visi misi calon walikota" sebelum pesta pemilihan Walikota di laksanakan.


"Sesuai misi partai bulan bintang yaitu membangun masyarakat yang mandiri berkepribadiaan yang tinggi menuju keadilan dan kesejahteraan demokrasi berdasarkan islam dan nilai-nilai pancasila," papar dia.


Tugas kami (PBB,red) memberikan pendidikan politik yang sehat agar tercipta kontestasi yang baik surabaya aman. Visi misi calon tidak jauh dari akar permasalahan kota surabaya dan ketika ada calon terpilih maka program kerjanya bukan hanya membangun fisik tapi membangun sumber daya lokalitas yang maksimal.

Halaman:

Tags

Terkini