news

Direktur Formasi Riau Dr. MN. Huda, Meminta Eksekusi Lahan Plasma Rakyat Gondai Dihentikan

Kamis, 6 Februari 2020 | 21:39 WIB
Pelalawan, NAWACITA - Direktur FORMASI RIAU Dr. Muhammad Nurul Huda, SH. MH, mengutuk keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Oknum PT. NWR terhadap Petani Sawit dan Media.

Menyikapi agar tidak bertambahnya makan korban dalam eksekusi lahan PT. PSJ seluas 3323-H termasuk Lahan Plasma Rakyat Gondai ini, diminta untuk penghentian sentara eksekusinya.

Hal ini disampaikan Direktur Formasi Riau, Dr. Muhammad Nurul Huda SH, MH kepada nawacitapost melalui pesan WhatsAppnya, Selasa (5/2/2020).
Baca Juga: Bupati Pelalawan H.M.Harris Pimpin Apel Siaga Karhutla di Kuala Kampar

Doktor Ahli Hukum Pidana ini mengatakan, sebelum adanya solusi yang adil dan damai dalam perseteruan PT. PSJ vs PT. NWR ini, sebaiknya dihentikan dulu eksekusi lahan plasma masyarakat yang diklaim oleh NWR terkop dalam izin yang dia miliki.

Menurutnya, jika diteruskan eksekusi lahan yang dipertahankan masyarakat ini sebagai milik plasma mereka dan dikhawatirkan masyarakat yang terus korban. Sebab, sudah 5 orang yang jadi korban berdarah termasuk wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya.

Mengenai putusan pengadilan harus tetap kita hormati. Penundaan Pelaksanaan putusan bisa dilakukan, karena tidak akan menghilangkan hak-hak hukum dari para pihak yang bersengketa.

FORMASI RIAU juga meminta Pak Kapolda Riau untuk menarik pasukannya dari pengamanan pelaksanaan eksekusi apabila pihak DLHK RIAU dan PT. NWR masih tetap ingin melanjutkan eksekusi. Ini demi menjaga kondusitifitas, keamanan dan ketentraman masyarakat Riau Pak Agung.

Untuk itu, FORMASI RIAU meminta DLHK RIAU dan PT. NWR sebaiknya menunda sementara eksekusi “lahan sawit petani” di Kab. Pelalawan Riau untuk mencari solusi yang adil dan damai. (Yul)

Tags

Terkini