Hal tersebut disampaikan Nadiem dalam acara 'Indonesia Data dan Ekonomic Conference (IDE 2020)' di Grand Ballroom Hotel, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (30/1/2020).
Namun, sebelum itu mantan bos Gojek ini ingin memastikan dua kebijakan yang menyasar perbaikan kualitas di pendidikan dasar dan universitas yang disebutnya program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka bisa berjalan dengan baik.
Baca Juga : Mahfud MD mendoakan Tito Jadi Presiden dan Khofifah Wakil Presiden 2024
"Objektifnya adalah kita harus keluar dari comfort zone. Merdeka belajar, saya ibaratnya kepalanya lah ya, yang menggerakkan masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam pendidikan," kata Nadiem.
Dia menyebut dua metode sebelumnya sebagai episode kebijakan. Namun, untuk episode selanjutnya masih dalam pembahasan Kemendikbud.
"Saya belum bisa bilang apa karena perlu dimatangkan. Episode tiga dan empat sedang dimasak. PR di episode satu gede banget apalagi di episode dua," ucap dia.