news

Jalan Provinsi di Kecamatan Lolomatua Terancam Putus, Dinas PUPR Provsu Tutup Mata

Rabu, 22 Januari 2020 | 12:20 WIB
Medan, NAWACITA - Jalan Provinsi menuju Lolomatua-Ulunoyo  Kab. Nias Selatan rusak parah akibat dari tidak adanya perhatian pemangku kekuasaan baik yang ada di Kab. Nias Selatan maupun dari Provinsi Sumatera Utara. Kerusakan jalan Provinsi ini sudah rusak sejak 10 tahun yang lalu kata salah seorang warga yang bernama Y. Laia  kepada nawacitapost (21/01/2020) Di depan teras rumahnya di Desa Lawalawaluo Kec. Lolomatua.

Kami sangat terganggu atas kerusakan jalan ini, kami disini seakan-akan menjadi anak tiri dari pemerintah Kab. Nias Selatan, sudah 10 tahun yang lalu jalan ini sudah rusak, bapak/ibu (media) lihat sendiri bagaimana rusak parahnya jalan ini, jelas Yosua.
Baca Juga: Terkait Festival Danau Toba, Demokrat Ingatkan GUBSU Tidak Buat Kegaduhan

Hal senada juga di ungkapkan oleh Tokoh Masyarakat Desa Hili'otalua, Aliyanus Ndruru, S.Pd (A. Gibran) merasa kecewa terhadap Pemerintah terutama dalam hal ini Dinas PUPR Prov. Sumatera Utara yang tutup mata tehadap rusaknya jalan Provinsi menuju Kec. Lolomatua Kab. Nias Selatan.

"Akibat kerusakan jalan provinsi ini perekonomian di daerah Lolomatua dan Ulunoyo (2 kecamatan) roda perekonomian sangat terganggu terutama untuk supplay bahan-bahan pokok kebutuhan sehari-hari masyarakat didua kecamatan tersebut, harga kebutuhan supplay barang pokok naik dan sealiknya harga hasil pertanuan masyarakat menjadi anjlok. Menurutnya, bahwa kerusakan jalan propinsi di daerah Lolomatua, ada beberapa titik yaitu di Desa Lawalawaluo yang terparah(2 titik), Desa Hiliotalua dan Desa Tuhemberua.

Menurut salah seorang Tokoh Pemerhati Tema'aro Laia, S.Pd (20/01/2020) bahwa Pada tahun 2015/2016 telah  akibat  kecelakaan tunggal di jalan rusak ini,   masyarakat yaitu Marga Damanik dan Mado Laia yang mengakibatkan korban meninggal. Kami masyarakat Lolomata telah mencoba bahu membahu merawat jalan ini tapi toh tak ada hasilnya karena keterbatasan. Masyarakat telah rela memberi partisipasinya batu, krikil, pasir dan semen, tegas Tema'aro.

Hal ini sampai kapan di biarkan.....?? Tanya Tema'aro yang seakan-akan sudah pasrah pada keadaan Pemerintah yang sudah tutup mata terhadap kerusakan jalan ini. Kami masyarakat Lolomatua maupun Ulunoyo sudah pasrah terhadap Pemerintah, hal ini juga pernah kami sampai secara pribadi kepada Anggota Legislatif Kab. Nias Selatan dari Daerah Pemilihan Dapil-III Kab. Nias selatan, namun hasilnya sampai saat ini tak ada membuahkan hasil.
Baca Juga: Kebijakan GUBSU Tiadakan FDT, Ketum DPP Pemuda Barisan Karo: TOLAK!

Baik Tema'aro maupun Aliyanus sangat berharap kepada Anggota DPRD Sumatera Utara asal Pemilihan Dapil-8  Kepulauan Nias agar memperjuangan kesengsaraan Rakyat atau Masyarakat Lolomatua-Ulunoyo ini.

Hal senada juga di sampaikan Tokoh Millinial Ono Ndruru Medan dan sekitarnya Bruno Boy Hunter Damai Ndruru, SE di kediamannya di Medan (22/01/2020) kepada Media Nawacita mengatakan  bahwa sangat prihatin terhadap kerusakan jalan milik propinsi di Kepulauan Nias Prov. Sumatera Utara, dari zaman ke zaman kurang perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatara Utara. Kami sebagai Masyarakat Nias yang ada di Medan meminta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara supaya jangan tutup mata terhadap kerusakan jalan Provinsi ke Lolomatua-Ulunoyo Kab. Nias Selatan, kami juga butuh, tegas Boy.

Mariduk/Herman Andru- Medan Sumatera Utara

Tags

Terkini