Kegiatan yang merupakan tradisi TNI Angkatan Laut tersebut, dimeriahkan dengan Sendratari Pandanaran dari Tirang Community, dilanjutkan dengan penyerahan lonceng dari Kasal kepada Komandan KRI dan memukul lonceng sebanyak 8 kali, pemakaian udeng dari Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP., kepada Komandan KRI, penyerahan mini Tugu Muda dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, S.E, M.M., kepada Komandan KRI dan penyerahan miniatur KRI Semarang-594 dari Komandan KRI kepada Gubernur Jawa Tengah.
Selain itu Ketua Umum Jalasenastri selaku Ibu Kandung Kapal memecahkan kendi didampingi Ny. Muhammad Ali dan Wakil Walikota Semarang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Walikota Semarang diserahkan kepada Komandan KRI dan hiburan ramah tamah Bersama Musik Keroncong Rock 17.
Rangkaian kegiatan Pengukuhan KRI ini diawali dengan pelaksanaan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran bertempat di Yayasan Pandanaran, Jl. Mugas Dalam, Semarang beberapa hari sebelumnya yang dipimpin Komandan Lantamal V sebagai Ketua Panitia LAksma TNI Tedjo Sukmono, S.H.,CRMP.
KRI Semarang-594 memiliki spesifikasi panjang 124,00 meter, lebar 21,80 meter, dengan berat 7200 ton, memiliki kecepatan maksimal 16 knots dengan kecepatan jelajah 14 knots dan mampu berlayar secara endurance selama 30 hari.
Selain itu KRI Semarang-594 dilengkapi dengan dua kapal Landing Craft Utilities (LCU) yang mampu mengangkut 8 unit ranpur jenis Anoa, 28 truck, 3 unit helikopter serta diperkuat 121 anak buah kapal dan mampu mengangkut 650 prajurit. (BNW)