news

Jawab Isu Bangkrut, Pos Indonesia Beralih Bisnis ke Digitalisasi

Kamis, 25 Juli 2019 | 14:25 WIB
Jakarta, NAWACITA - Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono juga telah membantah pernyataan yang menyebutkan Pos Indonesia bangkrut atau pailit. Menurutnya, isu tersebut merupakan pendiskreditan tanpa data.

Menurutnya, Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia, Ihwan Sutardiyanta berencana untuk mengembangkan bisnisnya ke arah digitalisasi. Hal ini juga sebagai upaya menambah pendapatan usaha perusahaan.

"Ya era ke depan ya digitalisasi, kalau layanan keuangannya ya pengembangannnya digitalisasi untuk financial service yang kita punya," katanya saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Rabu malam 24/7/2019.

Tak hanya itu, untuk menyesuaikan perkembangan industri di era digital, Pos Indonesia juga tengah menyiapkan layanan pada jasa pengiriman berupa pick up service dan tracking.

"Kita ya ikutin industrinya seperti apa ya, misalnya kurir dan logistik yang sedang tumbuh adalah seperti industri e-commerce maka kita siapkan pick up service, track and tracenya bagus, content delivery harus oke," lanjutnya.

Meski demikian, menurut Ihwan, permintaan untuk jasa pengiriman masih terus tumbuh dan meningkat, serta masih terus ditingkatkan ke depannya. "Itunkan masih tumbuh kita akan kembangkan," tambahnya Seperti dikutip Akurat News.

(Ant)

Terkini