Jakarta, NAWACITA - PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya Pertamina Power Indonesia (PPI) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III sukses melakukan engine test atau Factory Acceptance Test (FAT) untuk komponen utama Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Komponen tersebut berupa 2 unit gas engine yang akan digunakan di PLTBg Sei Mangkei, Sumatera Utara.
Engine tes PLTBg dengan kapasitas 2,4 MW ini dilakukan di Siemens Gas Engine Factory Zumaia, Spanyol, dengan disaksikan oleh tim Pertamina Power Indonesia dan PTPN III. Pasca engine tes berhasil, milestone berikutnya adalah gas engine tersebut ditargetkan on site pada September 2019.
Dikutip Liputan6, Direktur Utama PPI Ginanjar menyatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas hasil kerjasama PPI dengan PTPN III ini merupakan pembangkit energi baru dan terbarukan yang memanfaatkan limbah pabrik cair kelapa sawit.
Setelah pengujian ini berhasil, Ginanjar mengatakan rencananya akan segera beroperasi pada November 2019. Adapun konstruksi dilaksanakan sejak Desember 2018 dan saat ini sudah dalam tahap fase akhir pembangunan sipilnya dan dalam tahap instalasi komponen utama pembangkit.
"Kerjasama antara PPI dengan PTPN III merupakan suatu bentuk partnership yang ideal, karena merupakan kerjasama dua perusahaan nasional, lintas industri, dan dengan basis Business to Business," ujar Ginanjar, Sabtu (13/7/2019).
Bentuk kerjasama ini, lanjut Ginanjar, diharapkan dapat memberikan manfaat multiplier effect terhadap pengembangan energi baru dan terbarukan serta meningkatkan partnership diantara perusahaan nasional dan anak perusahaan BUMN.
"Saya berharap kerjasama ini juga dapat mendorong dan meningkatkan leverage skema pendanaan proyek dari institusi keuangan nasional dan tidak tergantung pendanaan asing," imbuh dia.