news

Presiden Partai Buruh Lakukan Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Marsinah di Nganjuk

Minggu, 30 November 2025 | 17:42 WIB
Said Iqbal Presiden Partai Buruh ketika menabur bunga di makam Marsinah Pahlawan Nasional (Sakera Nawacita)

"Tapi alhamdulillah karena ijin Allah, dan kepedulian Presiden kepada kaum Buruh yang disimbolkan oleh perjuangan Marsinah, maka dipercepat tahun ini bersama Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid red) dan Mbah Kholil (Syaikhona Kholil Bangkalan red)," terangnya.

Baca Juga: Terbit Surat Pemberhentian Terhadap Dua Oknum Penyelenggara Pemilu Kecamatan Kertosono, Exco Partai Buruh Nganjuk: Belum Puas

Pemimpin Buruh sejak tahun 1992 ini mengungkapkan bahwa, setelah ditetapkannya Marsinah sebagai Pahlawan Nasional, dengan aktor pelaku yang belum terungkap, tetap menginginkan adanya rasa keadilan, dan adanya penegakan hukum.

"Siapapun yang bersalah, dari instansi manapun, dia harus mendapatkan hukuman sesuai kesalahan. Sudah ada tim pencari fakta salah satunya Mbak Eva Sundari," ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, Eva Sundari termasuk orang yang berjasa dalam membuat naskah akademik Marsinah Pahlawan Nasional, dan kemungkinan bisa digali ulang, apa yang sebenarnya terjadi siapa yang melakukan, dan mengapa dilakukan.

"Dari situlah mungkin bisa dibuka satu pengadilan yang lebih terbuka dan lebih adil," kata pria yang meraih penghargaan internasional sebagai Tokoh Buruh Terbaik Dunia, The Febe Elisabeth Velasquez Award oleh serikat pekerja Belanda, FNV ini.

Baca Juga: Terkait Aksi Demo May Day SBTP FSBI PT Gunawan Fajar, Pemerhati Nganjuk Buka Suara

Iqbal berharap, keluarga Marsinah walaupun tidak ada ahli waris, bisa mendapatkan hak-haknya dari pemerintah.

"Salah satu contohnya Mbak Marsini (kakak Marsinah red), dan keluarganya bisa mendapatkan hak-haknya dari pemerintah dan kalaupun dimaafkan maka ada kompensasi, maka kami berharap negara bisa memberikan kompensasi," paparnya.

Perihal besaran kompensasi, lanjut Iqbal, hal tersebut adalah Presiden Prabowo Subianto yang menentukan kepada keluarga.

"Kami akan memperjuangkan kompensasi itu, yang ditambah dengan hak-hak bulanannya, sebagai Pahlawan Nasional, tapi kami percaya dan berterima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, yang begitu peduli kepada kaum Buruh, hingga berani mengangkat dan berjiwa besar menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional," pungkasnya.

 

 

 

Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu

Halaman:

Tags

Terkini