Malang, NAWACITA - Gunung Bromo dan pendakian ke Gunung Semeru Taman Nasional Bromo Tenger Semeru (TNBTS) menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. Momen libur lebaran menjadi salah satu puncak kunjungan ke kawasan tersebut. Jumlah kunjungan wisatawan yang meningkat tidak jarang menyebabkan persoalan pada pintu masuk kawasan dan titik-titik destinasi utama, diantaranya di Gunung Bromo, Laut Pasir, Savana, view poin Penanjakan dan Pendakian Semeru.
Untuk itu, konsentrasi pengunjung pada kawasan Bromo dan pada momen libur lebaran Idul Fitri tersebut memerlukan fasilitasi pelayanan dan pengamanan pengunjung yang memadai dari petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), John Kenedie mengatakan, dalam rangka pelayanan prima kepada wisatawan di TNBTS termasuk pada musim libur Idul Fitri 2019, pihaknya telah melakukan persiapan. Salah satunya menyiapkan personil pengamanan pengunjung selama libur lebaran.
"Personil itu ditempatkan di empat pintu masuk pelayanan pengunjung, yaitu di pintu masuk Coban Trisula di Kabupaten Malang, pintu masuk Ranupani khusus untuk pendakian di Kabupaten Lumajang, pintu pasuk Tengger Laut Pasir Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, dan pintu masuk Penanjakan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan," kata John, Kamis (6/6/2019).
"Selain personil BB TNBTS, pelayanan dan pengamanan pengunjung libu lebaran 2019 ini juga dibantu oleh personil Polri, TNI, relawan dan mitra serta dukungan tenaga medis dari puskesmas terdekat," imbuhnya.
BB TNBTS juga memastikan infrastruktur dan fasilitas optimal untuk mendukung pelayanan pengunjung, diantaranya perbaikan sarana jalan di Cemoro Lawang, perbaikan sarana shelter di Coban Trisula, Cemorolawang dan Penanjakan.
"Kami juga melakukan pemeliharaan sarana toilet dan pembuangan sampah di beberapa titik yang banyak dikunjungi wisatawan di empat pintu masuk wisata TNBTS," tuturnya.
Selain itu, untuk pelaku jasa wisata seperti transportasi Jeep dan pedagang juga harus menyediakan tempat sampah dan ikut mendukung kebijakan bebas sampah di kawasan TNBTS. "Khusus pelaku penyedia jasa kuda, TNBTS sudah memberlakukan wajib menggunakan kantong kotoran kuda untuk memastikan kenyamanan wisata," tegas John.
Pihaknya mengimbau wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo maupun pendakian Semeru untuk menjaga ekosisten di kawasan tersebut. "Mari jadikan ekosistem TNBTS sebagai sahabat sejati yang harus dijaga dan dilestarikan," imbaunya.