Malang, NAWACITA - Sebagai salah satu kota tujuan mudik dan wisata, potensi kemacetan di Kota Malang tak dapat dihindari saat momen lebaran. Untuk itu, masyarakat pengguna jalan diimbau mewaspadai sejumlah titik kemacetan di kota pendidikan.
Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro mengatakan, ada sejumlah titik kemacetan yang telah dipetakan kepolisian. Di arah utara, potensi kemacetan terjadi di perbatasan pintu masuk Kota Malang hingga fly over Arjosari.
"Daerah rawan kemacetan, terutama ke arah utara, apalagi underpass sudah bisa dibuka. Kami harapkan arus yang mengarah ke utara bisa sedikit terurai, namun jika tetap terjadi kemacetan, kita akan koordinasi dengan Polres Malang," kata AKP Ari Galang Saputro, Kamis (6/6/2019).
Di kawasan Malang Utara, titik kemacetan lainnya adalah di Jalan Ahmad Yani (simpang tiga PDAM lama). Untuk arah barat, titik rawan kemacetan terjadi di Landungsari, arah timur di kawasan Sawojajar, sementara arah selatan di kawasan Kacuk.
"Untuk titik-titik itu, kami sudah tempatkan pos pengamanan dan personil yang siap membantu mengurai kemacetan. Anggota siap melakukan pola-pola apabila terjadi kemacetan," tuturnya.
Selain menyiagakan personil di pospam, pihaknya juga telah membentuk tim pengurai kemacetan yang setiap saat siap mendatangi titik kemacetan yang terjadi di Kota Malang.
"Jika dibutuhkan, rekayasa arus lalin akan dilaksanakan, anggota sudah mendapatkan briefing untuk melaksanakan pengalihan arus apabila diperlukan," ujar Galang.
"Namun khusus untuk lebaran, personel satlantas yang dikerahkan ada 182 personil all out. Semua dimaksimalkan karena pelayanan samsat-satpas libur tanggal 30 Mei hingga 9 Juni," imbuhnya.
Meski kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas utama, namun kepolisian tetap mengimbau masyarakat mentaati aturan lalu lintas demi keselamatan. "Kami imbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan. Pelanggaran yang dapat menyebabkan fatalitas kecelakaan akan langsung ada sanksi tilang," tegasnya.