Lanjut Agus, untuk yel-yel SMA Negeri Gondang, selama visi misi itu tetap ya itu bisa tetap dan bisa berubah, dan kami akan berkoordinasi dengan tim pengembang sekolah dan tim pengembang kurikulum, saya tidak bisa sendirian, hanya inovasi sedikit misalkan begini yang menimbulkan semangat.
Baca Juga: Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bawalato Diduga Lakukan Pungli
"Untuk kerjasama dengan stakeholder, saya merasa bangga dan senang, ternyata dengan stakeholder diantaranya dari muspika, juga ada dari sahabat saya tadi juga sudah ada kesepakatan untuk berkoordinasi kapan saja dimintai bantuan saya selalu siap, karena beliau juga alumni SMA Negeri 1 Gondang," ungkapnya.
Agus menjelaskan, sementara untuk komitenya salah satunya adalah guru saya SMP, sehingga ketika saya akan berbicara di depan saya mohon sembah sungkem kami, karena Guru harus dihormati,
"Tanpa guru saya tidak mungkin diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, intinya tanpa guru kami kami ini bukan siapa-siapa dan tidak ada artinya," pungkasnya.
Baca Juga: Dinas Perpustakaan dan Arsip Nias Barat, Gelar Lomba Story Telling Tingkat SD dan SMP
Sementara Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Nganjuk Evi Dwi Widadjanti mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan itu adalah hal yang biasa untuk penyegaran ditubuh Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Intinya saya berharap untuk yang promosi segera membuat inovasi yang terbaik buat sekolah tersebut tidak hanya melanjutkan apa-apa yang sudah di lakukan Kepala sekolah yang lama," kata Evi Dwi Widadjanti kepada wartawan Nawacitapost.com.
Evi Dwi Widadjanti menambahkan, untuk yang mutasi dari SMA Negeri 1 Gondang ke SMA Negeri 1 Nganjuk misalnya, itu adalah pengembangan karirnya harus terus ditingkatkan.
"Karena dari sekolah yang ada di Kecamatan saat ini kan menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 1 Nganjuk yang ada di Kota," pungkasnya.