Manado NAWACITA – Mengawali agenda pekan ini, Senin (1/4) Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan kunjungan ke Manado Sulawesi Utara meresmikan tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bandara Samratulangi Manado. Agenda tersebut sebelum Presiden melanjutkan kunjungan menuju Papua Barat.
Tiga KEK tersebut adalah KEK Bitung, KEK Maloy dan KEK Morotai.
Sebelumnya ada surat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Nomor: KEK-201/SES.M.EKON/03/2019 tanggal 28 Maret 2019 perihal undangan peresmian pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK).
KEK MBTK merupakan kawasan pusat agroindustri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Kalimantan Timur.
“Menko Bidang Perekonomian selaku Ketua Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, sudah mengundang Bapak Bupati Kutai Timur selaku Wakil Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Kaltim untuk hadir dalam acara peresmian tiga KEK (Bitung, Morotai dan MBTK) di Kota Manado, Sulawesi Utara, 1 April 2019,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Kutai Timur Imam Sujono Lutfi.
Imam menjelaskan peresmian KEK akan dipusatkan di Bandara Sam Ratulangi, Jalan AA Maramis Lapangan Mapanget, Manado tersebut.
Ketiga KEK yang diresmikan Presiden itu dipastikan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang bisa mendorong kemajuan wilayah sekitarnya.
KEK Bitung memiliki luas sebesar 534 hektar, yang terdiri dari tiga zona, yaitu zona industri, zona logistik dan zona pengolahan ekspor. KEK Bitung difokuskan untuk kegiatan pengembangan Industri Pengolahan Perikanan, Kelapa dan Farmasi.
KEK Morotai yang terletak di Pulau Morotai dengan luas area 1.101,76 Ha memiliki keunggulan geostrategic, yaitu merupakan pulau terluar di sisi timur laut Indonesia yang dekat dengan negara-negara ASEAN dan Asia Timur. Berada di tengah Samudera Pasifik, KEK Morotai juga memiliki keunggulan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang mempesona. Hamparan pasir putih halus, air laut yang jernih serta terumbu karang yang indah merupakan daya tarik wisata KEK Morotai.
Sedangkan KEK Maloy di Kabupaten Kutai Timur dengan luas area sebesar 557,34 Ha. Berada di wilayah yang kaya akan sumber daya alam terutama kelapa sawit, kayu dan energy, kawasan khusus Maloy ini diharapkan dapat mendorong penciptaan nilai tambah melalui industrialisasi atas berbagai komoditi di wilayah tersebut.
Berdasarkan keunggulan geostrategis wilayah Kutai Timur, KEK MBTK akan menjadi pusat pengolahan kelapa sawit dan produk turunannya, serta pusat bagi industri energi seperti industri mineral, gas dan batu bara.
Selain meresmikan 3 KEK tersebut, di Sulut, Jokowi juga akan meresmikan Rusun UKIT Kota Tomohon, dan Rusun IAIN Manado, yang terletak di Jalan Raya Tomohon, Kelurahan Talete II, Kota Tomohon, Sulut.