Jakarta NAWACITA - Peredaran narkoba saat ini semakin masif. Disaat jalur pelabuhan dan bandara sangat ketat, maka pengedar narkoba saat ini kebanyakan lebih memilih jalur pantai untuk menjalankan bisnisnya.
Salah satu jalur yang dipilih oleh pengedar adalah kawasan pesisir Pandeglang.
Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban mengungkapkan, jalur ini menjadi strategis masuknya pengedar narkoba ke wilayah Provinsi Banten, karena petugas pengamanan di daerah itu tidak begitu ketat dibandingkan pelabuhan dan bandara.
"Kita berharap nelayan dan masyarakat pesisir pantai jika menemukan orang yang dicurigai segera lapor ke aparat kepolisian terdekat," kata wabup seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (6/3).
Tanto mengatakan, Indonesia saat ini dinyatakan dalam kondisi darurat narkoba, sehingga harus menjadikan musuh bersama karena bisa menghancurkan bangsa.
"Tentunya kondisi ini berbahaya bagi kita. Maka dari itu kita harus waspada dan perangi narkoba," ujarnya.
Pemerintah daerah, kata dia, bekerja sama dengan pihak terkait akan terus berupaya melakukan pencegahan, pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba.
Menurut Tanto, dampak narkoba itu sangat berbahaya dan mengancam masa depan generasi dan juga dapat mengakibatkan kematian.
"Kita berharap seluruh elemen masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba, dalam hal ini pemerintah terus memberikan pemahaman melalui penyuluhan kepada masyarakat dan para pelajar tentang bahayanya narkoba," ujarnya.
Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten, Abdul Majid, mengatakan peredaran narkoba di Provinsi Banten cukup masif oleh sebab itu diperlukan pengawasan serta peran serta elemen masyarakat.
Abdul Majid mengklaim, Kabupaten Pandeglang sendiri terkait narkoba tidak terlalu kronis, masih dalam level aman. Namun, pihaknya terus melakukan antisipasi dan waspada, karena jika lengah bisa dijadikan tempat transit narkoba.
"Kami minta warga harus berani melawan narkoba dan jika pelaku pengedar ditemukan segera melapor kepada aparat terdekat," katanya.