news

Santri di Tangerang Dikeroyok 20 Anggota Ormas

Senin, 7 Januari 2019 | 18:34 WIB
Jakarta NAWACITA - Gara-gara postingan di media sosial (medsos), seorang santri di Tangerang dikeroyok 20 orang hingga matanya lebam dan dagunya memar-memar.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung dalam keterangannya mengungkapkan, Ahmad Rifa'i (19), santri Pondok Pesantren Al-Wardayani, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten dikeroyok oleh 20 orang yang diduga adalah anggota ormas.

"Identitas terduga pelaku sudah teridentifikasi. Mereka sebagian besar diduga merupakan oknum ormas tertentu. Saat ini mereka sedang kita lacak keberadaannya," kata lewat keterangannya, Senin (7/1/2019).

Pengeroyokan itu diduga dipicu salah paham di media sosial pada Jumat (4/1) lalu. Para pelaku yang tidak terima kemudian mendatangi korban dan memukulinya secara bergantian.

"Pelaku tidak terima, kemudian pada Jumat malam, dengan membawa senjata tajam, para pelaku memukuli korban Ahmad Rifa'i (19) secara bergantian dan mengintimidasi korban," jelas Gogo.

Gogo berjanji segera menangkap pelaku pengeroyokan Rifa'i. Dirinya juga menyesalkan tindakan oknum ormas yang main hakim sendiri.

"Kami juga menyayangkan tindakan main hakim sendiri seperti ini. Seharusnya, jika terjadi suatu kejadian, langsung laporkan ke polisi agar ditangani secara profesional," tandasnya.

Tags

Terkini