Minggu, 19 Juli 2026

Pertolongan Pertama Korban Gigitan Anjing Rabies

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 19 Juni 2023 | 17:00 WIB

NAWACITApost.com, Kesehatan - Pertolongan pertama pada korban gigitan anjing rabies dapat dilakukan dengan mencuci lukanya dengan detergen di bawah air mengalir. Setelah itu, bawa segera korban ke rumah sakit terdekat untuk ditangani langsung oleh dokter.

"Detergen diharapkan dapat meluruhkan ‘amplop’ virus sehingga mengurangi risiko invasi virus masuk ke dalam tubuh," kata Dokter hewan Muhamad Jami Ramadhan dari Dr. Jami’s Pet Care dalam unggahan di Twitternya, dikutip Senin (19/6/2023).

Sementara itu, Dokter hewan Radhiyan Fadiar Sahistya dari Radhiyan Pet and Care mengatakan, korban gigitan anjing rabies harus segera mendapat vaksin rabies. Sedangkan, untuk hewannya harus dikarantina selama 14 hari.

"Jika dalam 14 hari tidak menunjukkan gejala rabies, berarti aman (tidak tertular rabies),” kata Radhiyan.

Untuk diketahui, rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat pada manusia dan hewan berdarah panas yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini ditularkan melalui saliva (anjing, kucing, kera) yang terkena rabies melalui gigitan atau luka terbuka.

Penyakit rabies masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1884, ditemukan oleh Schrool (orang Belanda) pada kuda. Kemudian, tahun 1889 Esser WJ dan Penning menemukan penyakit rabies pada anjing.

Pada tahun 1894, pertama kali virus rabies menyerang manusia, ditemukan oleh EV De Haan (orang Belanda). Di Provinsi Bali, penyakit rabies muncul kembali pada 14 November 2008, menimpa seorang warga Banjar Giri Darma, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Terbaru, seorang balita berinisial DM dari Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan meninggal dunia diduga karena rabies pada Selasa (13/6/2023). DM digigit anjing pada 7 Mei 2023 lalu. Namun, balita tersebut tidak segera diberikan vaksin antirabies (VAR). Korban sempat dibawa ke Puskesmas Oinlasi, namun nyawanya tak tertolong.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini