Kamis, 4 Juni 2026

Luhut Pastikan Pemerintah Beri Bantuan Kendaraan Listrik : Skema KBLBB sedang Dirancang

Photo Author
Devilina, Nawacita Post
- Selasa, 7 Maret 2023 | 06:31 WIB
Kemenko Marves
Kemenko Marves

Jakarta, Nawacitapost.com- Luhut Binsar Pandjaitan mengabarkan bahwa Pemerintah menerapkan bantuan untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada 20 Maret 2023.

Diresmikan oleh Menko Luhut, Kemenko Marves Secara Bertahap Gunakan KBLBB Sebagai Kendaraan Dinas

Dan saat ini kata Luhut, pemerintah sedang merancang skema bantuan untuk KBLBB tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) itu menegaskan, Pemerintah memberi bantuan KLBB sebagai langkah awal untuk meningkatkan keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat terhadap kendaraan listrik yang lebih luas.

Percepat Adopsi KBLBB, Pemerintah Indonesia Akan Segera Luncurkan Aturannya

Serta memacu perkembangan industri otomotif energi baru. Melalui konferensi pers yang diadakan 6 Meret 2023, Luhut menyebutkan , Pemerintah berperan penting dalam mendorong suatu industri, dan untuk mengejar adopsi KBLBB di Indonesia, maka pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang pro terhadap program ini.

Regulasi tersebut didesain berupa skema bantuan pemerintah yang diharapkan dapat menstimulasi pasar kendaraan listrik.

"Memang saat ini sudah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program KBLBB, namun kebijakan tersebut belum cukup untuk menggenjot produksi dan pernjualan KBLBB di Indonesia,' katanya.

Pemerintah: Aturan Soal Insetif Kendaraan Listrik Keluar di Februari 2023

Bukan tanpa alasan, penggunaan KBLBB akan mendorong keberlanjutan alam dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan sumber daya Indonesia yang kaya akan bahan baku critical minerals untuk KBLBB.

“Saat ini kita sedang bangun industri baterai, tentunya akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru dan menaikkan pendapatan negara kita,” tutur Menko Marves.

Saat ini, pemerintah tengah merancang skema bantuan pemerintah untuk KBLBB.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Masyarakat (Sekjen KESDM) Rida Mulyana mengatakan, dengan KBLBB, pengguna akan mampu menghemat 2,77 juta rupiah per tahun, pemerintah menghemat 32,7 miliar rupiah per tahun, penurunan 0,03 juta ton efek gas rumah kaca, dan peningkatan lapangan kerja, meskipun akan ada peningkatan konsumsi listrik sebanyak 15,2 GWh per tahun.

“Harapannya, kita bisa meningkatkan adopsi KBLBB secara massal dan menjadikan negara-negara di dunia untuk berinvestasi di industri KBLBB kita,” sebut Menko Luhut.

Lebih lanjut, ia menyampaikan jika program bantuan pemerintah ini berjalan dengan lancar dan adopsi massal tercapai, industri dalam negeri KBLBB terbentuk dan harga KBLBB akan lebih terjangkau di masa mendatang.

Editor: Devilina

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini