Jumat, 17 Juli 2026

Tantangan Pemilu Semakin Kompleks, Neny Nur Hayati: Program SOLUSI Wujud Kolaborasi Bangun Demokrasi

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Senin, 25 Juli 2022 | 10:31 WIB

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Tantangan pemilu dan pemilihan serentak 2024 mendatang kian kompleks. Pasalnya, pelaksanaan demokrasi hanya bisa berjalan dengan efektif apabila mampu terpenuhinya prinsip demokrasi secara menyeluruh.

Hal itu disampaikan oleh Direktur DEEP Indonesia Neny Nur Hayati saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Kepemiluan dan Demokrasi (SOLUSI) DEEP Majalengka. Dia menuturkan bahwa hal yang paling dasar dari pelaksanaan demokrasi ialah terbangunnya prinsip jujur dan adil.

"Pelaksanaan demokrasi perwakilan hanya bisa berjalan secara efektif apabila memenuhi prinsip demokrasi yakni free and fair election, predictable procedur, electoral justice dan electoral integrated," ujar Neny Nur Hayati, Minggu (24/07/2022).

Dalam mewujudkan hal tersebut, lanjut Direktur DEEP Indonesia, penyelenggara pemilu tidak bisa bekerja secara sendirian. Harus dibangun sinergitas antara penyelenggara dengan lembaga pemantau pemilu untuk menciptakan partisipasi masyarakat dalam terwujudnya Demokrasi yang berkualitas.

"Penyelenggara pemilu tidak bisa sendiri dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. Membutuhkan sinergitas dan kolaborasi dari masyarakat sipil untuk ikut terlibat mengawal proses penyelenggaraan yang jujur dan adil," tegasnya.

Salah satu upaya mewujudkan sinergitas tersebut, Democracy and Electoral Empowerment partnership (DEEP) Indonesia membuat program yang menjadi unggulan yakni Sekolah Kepemiluan dan Demokrasi (SOLUSI) sebagai sarana pendidikan kepemiluan bagi masyarakat.

"Dengan hadirnya Solusi yang digelar oleh DEEP menjadi salah satu upaya mengedukasi pemilih untuk memberikan suara kepada yang terbaik dan tidak tergoda politik uang. Apabila semua dapat terwujud maka partisipasi pemilih pun meningkat. Suara pemilih terjaga dan terkonversi dengan baik dalam bentuk perolehan kursi penyelenggara negara," tambah Neny Nur Hayati.

Tak hanya tugas dari penyelenggara dan lembaga pemantau dalam menekan angka 'Money Politik', fungsi dan peranan dari partai politik juga sangat penting.

"Partai politik sebagai peserta pemilu juga perlu menyeleksi kader yang benar-benar layak untuk dicalonkan sebagai eksekutif maupun legislatif di pemilu 2024 agar 5 hingga 10 tahun kedepan negeri ini semakin lebih baik lagi," tandasnya.

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini