Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Inggris memberikan visa khusus untuk menarik para lulusan universitas-universitas terbaik di dunia.
Pemerintah Inggris menilai visa untuk "orang-orang yang sangat potensial", yang mulai berlaku sejak Senin (30/5), akan menarik lulusan yang paling berbakat untuk memulai dan membangun karier mereka di Inggris.
Skema ini hanya berlaku untuk para alumni dari universitas-universitas terbaik dunia, yang berlokasi di luar Inggris dan baru lulus dalam kurun lima tahun terakhir.
Sayangnya, tidak satu pun universitas asal Indonesia masuk ke dalam daftar ini.
Alumni dari universitas-universitas top dunia itu dapat mengajukan permohonan visa ini, tanpa dilihat tempat asal mereka.
Mereka juga tidak harus mendapatkan penawaran pekerjaan di Inggris lebih dulu untuk bisa mengajukan permohonan.
Pelamar yang berhasil dan memiliki gelar sarjana atau master akan mendapat visa kerja berdurasi dua tahun, sedangkan untuk yang bergelar doktor akan mendapat visa berdurasi tiga tahun.
Selanjutnya, mereka berpeluang mendapatkan visa kerja jangka panjang lainnya apabila memenuhi syarat tertentu. Tidak ada batasan kuota untuk lulusan yang memenuhi syarat.
Untuk bisa terpilih mendapatkan visa ini, pelamar harus berasal dari universitas yang masuk daftar 50 besar dunia berdasarkan setidaknya dua dari tiga jenis peringkat yang dijadikan acuan pemerintah Inggris.
Acuan peringkat yang digunakan yakni Times Higher Education World University Rangkings, Quacquarelli Symonds World University Rangkings, dan Academic Ranking of World Universities.
Terdapat 37 universitas yang dipublikasikan oleh pemerintah Inggris, termasuk Universitas Harvard, Universitas Stanford, Universitas Yale, dan lain-lain. Mayoritas universitas yang masuk kategori itu berada di Amerika Serikat dan Eropa.
Hanya delapan universitas di Asia yang masuk daftar, yakni dari China, Hong Kong, Jepang, serta Singapura. Tidak ada universitas asal Indonesia yang muncul pada daftar tersebut.
Kedelapan universitas itu ialah Universitas Peking, Universitas Tsinghua, Universitas Tionghoa Hong Kong, Universitas Hong Kong, Universitas Kyoto, Universitas Tokyo, Universitas Teknologi Nanyang, serta Universitas Nasional Singapura.
Lulusan Universitas Harvard termasuk dalam kategori yang bisa mengajukan visa khusus untuk bekerja di Inggris.
Dikutip dari BBC , Daftar lengkap 37 universitas:
Jerman:Universitas Munich, Australia: Universitas Melbourne, Kanada: Universitas McGill, Universitas British Columbia, Universitas Toronto, China: Universitas Peking, Universitas Tsinghua, AS: Institut Teknologi California (Caltech), Universitas Columbia, Universitas Cornell, Universitas Duke, Universitas Harvard, Universitas Johns Hopkins, Institut Teknologi Massachusetts (MIT), Universitas New York (NYU), Universitas Northwestern, Universitas Princeton, Universitas Stanford, Universitas California, Berkeley, Universitas California, Los Angeles (UCLA), Universitas California, San Diego, Universitas Chicago, Universitas Michigan-Ann Arbor, Universitas Pensilvania, Universitas Texas, Austin, Universitas Washington, Universitas Yale.
Selanjutnya, Prancis: Universitas Paris Sciences et Lettres, Hong Kong: Universitas Tiongkok Hong Kong (CUHK), Universitas Hong Kong, Jepang: Universitas Kyoto, Universitas Tokyo, Singapura: Universitas Teknologi Nanyang (NTU), Universitas Nasional Singapura, Swedia: Institut Karolinska, Swiss: Institut Teknologi Federal Swiss, Lausana (EPFL), Politeknik Federal Zurich (ETH).