Jumat, 26 Juni 2026

Tak Dipedulikan Keluarga, Rela Anaknya di Katakan Durhaka Kepada Ibu Kandungya, Begini Nasib Ibu Alina Gulo Alias Ina Rudi Gulo yang Mengharapkan Bertemu Dengan Anaknya di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Kamis, 31 Maret 2022 | 15:35 WIB

Siak, NAWACITAPOST.COM - Nasib pilu dialami oleh seorang perempuan ibu paruh baya yang berumur kurang lebih (68) Tahun yang ada di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak - Riau, Asal Kabupaten Nias desa Sarahili Ma'u,Kecamatan Ma'u yang sebelumnya di temukan oleh Ketua umum Mahasiswa Nias Riau (IMNR) bersama Rekan - rekan pengurus lainya ibu Alina gulo ini terlantar di sebuah loket yang ada di kota pekan baru - Riau pada pertengahan bulan September 2021,Tujuh ( 7 )bulan yang lalu.

Adik-adik mahasiwa membantu dengan mengatar ibu ini ke Kabupaten Siak kecamatan Tualang untuk di titipkan di Tempat yayasan Fajar amanah & Sekolah Luar Biasa ( SLB ),Milik H.Bakri dengan menggunakan mobil Patroli Shabara Polda Riau sambil menunggu dan mengetahui keberadaan Anak - anaknya dan familiya.

-
-


Selama Tujuh bulan sejak bulan September 2021 sampai sekarang 31 Maret 20 Ibu Alina gulo Tak pernah di kujungin oleh keluarganya atau anak - anaknya.Ibu Alina gulo alias ina Rudi Gulo,(68) Tahun Suaminya FAOGO MANO Waruwu Alias Ama Rudi waruwu (Almrhum) memiliki 7 anak antara lain lima 5 laki - laki dan 2 Perempuan,Yang masih hidup 3 Orng lagi yaitu
1.Afesokhi waruwu Alias Ama serdi wrw,yang masih Tinggal di Nias
2.Yuniaro waruwu alias Ama wida wrw tinggal di pekan baru
3.Mareti Waruwu Alias Ama Fari waruwu,yang tinggal di pekan baru,

Pihak yayasan Fajar amanah atau Sekolah Luar biasa (SLB) Yang di ketuai oleh H.Bakri mencoba Solusi kepada salah satu pengurus Himpunan Masyarakat Nias Indonesia ( HIMNI )Kabupaten Siak,Sokhiaro Halawa untuk berkujung di yayasan tempat keberadaan Alina Gulo,

Pada hari Selasa,(29/03/2022)Ketua HIMNI dan wakil sekertaris berkujung di yayasan tersebut untuk melihat Alina gulo,dimana Alina gulo tidak tau bahasa indonesia dan pemilik yayasan Fajar amanah H.Bakri tidak tau bahasa Nias,setelah komunikasi dengan bahasa Nias kepada Alina gulo,menghrapkan agar ketemu dengan anak - anaknya yang tinggal di pekan baru,Saat itu Ketua HIMNI meminta izin kepada H.Bakri untuk sementara membawa ke rumah ketua Himni sambil ngobrol mencari tau keberadaan anak - Anaknya.,Kata Bezisokhi Halawa,S.kom

"H.bakri mengizinkan dengan senang hati agar ibu Alina gulo gembira dan tidak stres karena kami di yayasan ini tidak tau bahasa nias dan juga ibu alina gulo tidak tau bahasa indonesia,"

"Ketika ditaya keberadaan alina gulo yang di dampingin oleh ketua HIMNI dan pengurus di kantor Sekertariat HIMNI Siak,Mangatakan bahwa dirinya sering di pukul oleh anak dan menantunya yang ada di kampung desa Sarahili Ma'u Kecamatan Ma'u kabupaten Nias,dirinya pergi dari nias dengan di bantu oleh salah satu
Warga yang tidak tau namanya menuju pelabuhan gunungsitoli dan kemudian sampai di kota pekan baru,"Kata Alina

Sambung Alina,Supir Travel menitipkan dirinya di Loket salah satu yang berada di kota pekan baru,dan besok harinya anak - anak mahasiswa IMNR membantu dirinya untuk membawa ke kabupaten Siak awalnya saya tidak tau saya di bawa kemana setelah saya sampai di tempat tersebut saya di titipkan di yayasan Fajar amanah yang di dalmnya orang - orang yang 100% cacat dan memiliki Latarbekakang kurang sehat,"jelas Alina

"Saya memohon kepada bapak untuk di pertemukan saya kepada anak-anak saya, saya tidak mau kembali ke nias karena saya di pukuli oleh anak saya dan menantu saya,saya ingin ke rumah anak saya yang ada di pekan baru ada dua orng anak saya tinggal di pekan baru,mohon pak bantuanya," ucap Alina gulo dengan meneteskan air matanya kepada awak media dan pengurus HIMNI.

"Ketika foto ibu Alina gulo di Publikasikan atau di posting di media sosial Facebook dan WA Grup ono niha indonesia oleh Ketua HIMNI,Tak lama kemudia salah satu kelurgan Alina gulo memberikan No contak & HP kedua Anak - anaknya
1.Yuniaro waruwu alias Ama wida wrw tinggal di pekan baru
3.Mareti Waruwu Alias Ama Fari waruwu,

"Ketika Media Nawacitapost.com bersama ketua HIMNI Siak menghubungi Anak keduanya yang masih tinggal di pekan baru yang bernama Yuniaro Waruwu alias Ama Wida waruwu,

Dengan no Whatsapp & Contak Pribadinya dengan No 0853-7441-711x,mengatakan trimaksih atas bantuan dari Himni yang telah membantu orang tua kami,Saya menyampaikan bahwa kami tiga bersaudara sudah merelakan kemanapun ibu kami pergi,kami sudah Siap di katakan anak - anak durhaka karena bulan Agustus 2021yang lalu ibu kami sudah saya antar ke nias saya sudah habis materi uang banyak,"Kata Yuniaro

Kami ketiga anak - anaknya yang masih Hidup dan begitu juga istri - istri kami Sering menerima pukulan dari orang tua kami ini,sehingga kami tidak sanggup lagi menghadapinya dan ibu kami sudah kami serahkan kepada Saudara - saudaranya yang di kampung ( Mauda,dan pacik ),:Jelas Yuniaro

Jika nantinya ibu kami ini mau di bawa kemana atau pun meninggal maka mohon kepada ketua HIMNI jangan di khabrin ke kami ketiga kami anak - anaknya telah merelakan ibu kami,sudah lima Tahun lebih kami merasakan kejahatan ibu kami dari pada ada korban di antara sauadara,istri dan anak - anak kami,dan jika memukulnya di depan orang lain kami malu anak - anaknya,kami siap di katakan orang anak durhaka - Durhaka-durhaka,"Ucap Yuniaro

Ketiga ketua himni meminta untuk bertemu namun yuniaro waruwu tidak mau,dan saat meminta pertanggu jawaban berupa surat penyataan sebagai anak - anak Alina gulo bahwa di titipkan orang tunya di yayasan,bersedia namun tidak mau jauh terlibat apapun keadaan orang Tuanya.,

"Awak media memastikan malacak dan Mencoba menghubungin Anak kadungya yang ketiga yang masih tinggal di pekan baru yang bernama Mareti Waruwu Alias Ama Fari waruwu,melalui No Whatsapp dengan No 0821-7075-203x tidak di angkat di chat tidak di balas,dan mencoba menghubungin kepala desa Sarahili Ma'u,Kecamatan Ma'u,Kabupaten Nias sering di panggil sibaya wali gulo,"mengatakan Maaf pak, Halawa baru saya balas karena kami sedang sibuk. Sehubungan dgn itu saya atas nama Pemdes Sisarahili Ma'u mengucapkan terimakasih atas bantuan Bapak dan Saudara kami yang ada diseberang sana atas kepeduliannya kepada orang kita Nias yang terlantar di sana utk selanjutnya nanti saya akan hubungi karena kami sedang di tengah kesibukan,Ungkap kades sarahili ma'u,(Sokhiaro Halawa)

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini